MAN OF THE MATCH Liverpool 3-3 Arsenal: Roberto Firmino

Roberto Firmino tampil fantastis dalam bentrok dramatis timnya kontra Arsenal yang berakhir imbang 3-3.

Big Match antara Liverpool dan Arsenal berkahir imbang dengan cara yang dramatis dan lewat skor ketat 3-3, dalam lanjutan Liga Primer Inggris matchday 21, Kamis (14/1) dini hari WIB.

Joe Allen memang jadi malaikat penyelamat dengan menghindarkan Liverpool dari kekalahan, melalui gol-nya di menit penghabisan. Namun jasa itu tak cukup besar jika dibandingkan dengan apa yang Roberto Firmino pentaskan.

Ya, gelandang serang asal Brasil itu mampu tampil luar biasa di partai krusial ini. Bahkan kita bisa menyebut bahwa inilah performa terbaik yang Firmino tunjukkan, sejak kedatangannya di Anfield pada bursa musim panas lalu.

Di bawah asuhan Brendan Rodgers, mantan bintang Hoffenheim itu sempat kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan EPL. Ia bahkan tak kuasa menembus starting XI Liverpool.

Namun ketika tonggak pimpinan The Reds berganti ke Jurgen Klopp, perlahan namun pasti Firmino mampu menunjukkan kualitas sejatinya dan meledak dalam bentrok melawan Arsenal ini.

Aksi brilian Firmino dimulai dalam waktu yang dini, tepatnya pada menit 10. Melalui perpaduan respons dan penempatan posisi yang tepat, pemain berusia 24 tahun itu sukses mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Liverpool unggul 1-0.

Dengan cerdik ia memanfaatkan bola muntah, hasil tepisan Petr Cech terhadap tembakan super kencang Emre Can dari luar kotak penalti.

Sempat disamakan Aaron Ramsey di menit ke-14, lima menit berselang Firmino kembali masuk papan skor. Kali ini ia mencetak gol dengan cara yang cantik, melalui sepakan melengkung ke sudut kiri atas gawang Arsenal. Bola melesat masuk tanpa mampu dijangkau Cech dan The Reds pun unggul 2-1.

Arsenal memang kemudian bisa membalikkan kedudukan menjadi 3-2, namun aksi Firmino tak lantas berhenti. Beberapa kali penetrasinya membuat jantung para pendukung The Gunners beredegub kencang.

Salah satu yang paling menyita perhatian, adalah ketika tembakan kaki kirinya dengan memutar badan nyaris membuatnya menorehkan hat-trick. Sayang kejadian yang hadir di penghujung babak pertama itu hanya sanggup menggetarkan mistar Arsenal.

Liverpool akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi 3-3 di menit penghabisan, tapi dengan pertunjukannya di laga ini, Firmino selayaknya mendapat hasil yang lebih baik.