Manajemen Pusamania Borneo FC Terapkan Sanksi Denda

Jajaran pelatih telah memberikan program latihan kepada pemain selama menjalani libur lima hari.

OLEH DONNY AFRONI Manajemen Pusamania Borneo FC menerapkan sanksi denda kepada pemain jika terlambat bergabung dengan latihan tim, atau kembali ke Samarinda dengan berat badan bertambah.

Penggawa Pusamania diliburkan dari kegiatan latihan selama lima hari, menyusul keputusan menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang menunda pelaksanaan Indonesia Super League (ISL) 2015.

Berdasarkan jadwal sebelumnya, Pusamania diagendakan melakoni laga tandang melawan Gresik United pada 25 Februari, dan direncanakan bertolak Kota Santri hari ini. Dengan adanya keputusan Menpora, maka manajemen akhirnya meliburkan pemain.

Presiden klub Nabil Husein Said Amin mengungkapkan, manajemen PT Nahusam Pratama Indonesia sudah menjalin kesepakatan dengan pemain jika mereka terlambat hadir, atau kembali ke Samarinda dengan berat badan bertambah. Para pemain telah diberikan program latihan selama berada di kampung halaman.

“Pemain termasuk pelatih kami liburkan. Biarkan mereka pulang kampung untuk bertemu keluarga. Mereka pasti rindu suasana di rumah masing-masing,” ujar presiden klub Nabil Husein Said Amin dikutip laman resmi klub.

“Sudah disepakati, terlambat atau tidak ikut latihan pada Rabu sore, denda Rp5 juta, langsung dipotong dari gaji. Kalau naik satu kilogram, denda satu juta rupiah. Nanti bisa dilihat dari timbangan berat badan mereka.” addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.