Manajemen Sriwijaya FC Enggan Bahas Nasib Subangkit

Topics

Manajemen menjadikan dua laga kandang terakhir sebagai ajang penilaian terhadap penggawa Sriwijaya FC.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG Manajemen Sriwijaya FC belum mau membahas masa depan Subangkit sebagai pelatih setelah Laskar Wong Kito gagal melangkah ke delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014, menyusul tiga kekalahan beruntun dalam laga tandang.

Desakan agar Subangkit didepak dari kursi pelatih dilontarkan fans Sriwijaya, karena kecewa melihat tim kesayangan mereka gagal tampil di delapan besar. Selain itu, kekalahan beruntun dianggap akibat taktik yang diterapkan Subangkit.

Manajer Sriwijaya FC Robert Heri mengatakan, saat ini pihaknya masih belum mau membicarakan masalah pemecatan jajaran pelatih, atau pun pemain sebelum Sriwijaya FC menyelesaikan pertandingan musim ini, yakni menjamu Pelita Bandung Raya pada 31 Agustus, dan Persib Bandung lima hari kemudian.

“Tunggulah sampai pertandingan selesai. Setelah lawan Persib, atau paling lambat tanggal 6 [September] itu pasti akan ada kabarnya,” kata Robert.

Menurut Robert, pihaknya mempunyai catatan terhadap kinerja jajaran pelatih, atau pun seluruh pemain selama ISL 2014 digulirkan. Robert mengklaim telah mengantongi siapa saja yang layak dipertahankan, atau dilepas ketika musim berakhir.

“Tiga kali kalah di laga tandang kemarin jelas membuat kita kecewa, tapi mau apalagi semuanya sudah terjadi. Sekarang kita sudah pasti tidak lolos lagi ke delapan besar,” tegas pria yang juga Komisaris PT Bukit Asam itu.

“Tapi kita tetap berharap bisa memberikan hiburan dengan meraih kemenangan di dua laga sisa nanti. Di dua laga sisa inilah akan menjadi penilaian terakhir kita untuk mengevaluasi seluruhnya.”

Sebelumnya suporter Sriwijaya FC mendesak manajemen agar segera melakukan evaluasi, terutama dengan melakukan pemecatan terhadap Subangkit yang dianggap gagal membawa tim ini ke jalur juara.

Ketua Sriwijaya Mania Sumsel Edi Ismail menilai pergantian pelatih merupakan pilihan yang paling tepat untuk membawa Sriwijaya FC kembali ke persaingan juara. Apalagi materi Laskar Wong Kito juga dianggap tak buruk.

“Tiga kekalahan ini harus ada evaluasi, pelatih harus diganti. Pelatih terbukti gagal dalam menerapkan strategi yang tepat. Kalau alasan banyak pemain cedera pun rasanya tidak tepat karena lawan Persijap saja kalah,” cetus Edi. (gk-55) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.