Manchester City Disebut Takkan Pernah Lampaui Kebesaran Manchester United

Kendati secara performa memang lebih baik dalam beberapa tahun terakhir, Manchester City dinilai Peter Schmeichel tak akan bisa menandingi popularitas global Manchester United.

Performa Manchester City di Inggris boleh lebih baik daripada Manchester United dalam beberapa tahun terakhir, tapi, menurut Peter Schmeichel, The Sky Blues tak akan pernah bisa menandingi kebesaran The Red Devils dalam hal popularitas.

Menyusul berakhirnya era Sir Alex Ferguson pada 2013 United belum pernah lagi menjuarai Liga Primer dan selalu finis di bawah sang tetangga, yang sukses menggondol satu titel liga plus dua trofi Piala Liga dalam tiga tahun terakhir.

Schmeichel yang notabene kiper legendaris United mengakui keunggulan City atas mantan klubnya di segi prestasi belakangan ini, namun ia menekankan Setan Merah tetap tak tergeser sebagai klub terbesar dunia.

"Tak ada keraguan, tak ada yang bisa membantah bahwa Manchester United adalah klub terbesar di dunia. Nyatanya memang demikian," ucap mantan kapten tim nasional Denmark itu kepada Omnisport jelang Derby Manchester di Old Trafford akhir pekan ini.

"Ini adalah klub dengan fans, suporter terbanyak dan di luar sana ada angka yang merupakan jumlah resmi [penggemar United], jadi Anda tak bisa mendebat itu."

"Tetapi apakah ini klub terbaik di dunia? Tidak begitu untuk tiga tahun terakhir, bahkan tidak juga mendekati klub terbaik di Inggris. Manchester City yang berada di sekitar itu."

"Ini sesuatu yang Anda pelajari begitu Anda berjalan melewati pintu di Old Trafford, bahwa Anda tak pernah lebih baik dari performa terakhir Anda. Anda harus selalu meningkat dari performa terakhir."

"Ketika Anda melihat tiga tahun terakhir, situasinya sangat, sangat buruk. Peringkat ketujuh, keempat, kelima – itu bukan Manchester United. Namun Manchester City berada di puncak dan sekitar itu, jadi Anda tak bisa membantah bahwa mereka adalah klub terbesar di Manchester saat ini dalam segi hasil."

"Tetapi dalam hal popularitas mereka tak punya kans untuk bahkan mendekati yang terbesar di dunia."