Mantan Pelatih Timnas Olimpiade Indonesia Meninggal Dunia

Topics

Mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang Josef Masopust dilakukan sebelum kick-off semi-final Piala Eropa U-21.

Mantan pelatih timnas olimpiade Indonesia Josef Masopust telah menghembuskan nafas terakhirnya kemarin di usia ke-84 di kediamannya di Praha, Republik Ceko, setelah menderita sakit cukup lama.

Kepergian pesepakbola terbaik Eropa 1962 ini membuat sejumlah tokoh menyampaikan bela sungkawa. Sebagai penghormatan, komite eksekutif federasi sepakbola Eropa (UEFA) mengheningkan cipta selama satu menit sebelum menggelar rapat hari ini. Begitu juga dengan jelang kick-off laga semi-final Piala Eropa U-21 antara Swedia dan Portugal.

“Josef Masopust merupakan pemain yang sangat saya hormati. Dia sosok gentleman, baik di dalam maupun di luar lapangan. Di masanya, dia pemain yang luar biasa,” ujar presiden UEFA Michael Platini.

Masopust merupakan sosok yang dihormati di Republik Ceko. Ia sukses mengantarkan negaranya [saat itu Cekoslovakia] lolos ke final Piala Dunia 1962, namun gagal tampil sebagai juara setelah dikalahkan Brasil 3-1.

Masopust sempat menangani timnas olimpiade Indonesia dengan nama Garuda II pada 1988 hingga 1991. Sejumlah nama pernah merasakan polesan Masopust, seperti Rochi Putiray dan Nilmaizar.

Kendati menekankan gaya kepelatihan, dan program yang berbeda, yakni teknik sepakbola dasar selama satu tahun, timnas olimpiade gagal lolos ke Barcelona, Spanyol.

Walau begitu, gaya melatih Masopust masih dikenang Nilmaizar yang menjadikan . Arsitek Semen Padang itu menilai Masopust sebagai pelatih berkarakter, dan memiliki pendirian kuat. Masopust pun menjadi salah satu pelatih yang dikagumi Nilmaizar.