Marcus Rashford Harus Hindari Nasib Bomber Gagal Manchester United

Topics

Penyerang muda itu kini mulai mendapatkan kepercayaan di tim utama Setan Merah, namun sejarah kegagalan para pendahulu membayangi kariernya.

Marcus Rashford kini tampil sebagai bintang utama setelah mencetak lima gol dan satu assist dari delapan penampilannya untuk tim utama Manchester United di semua kompetisi. Yang terakhir, pemuda kelahiran Manchester itu menjadi pahlawan kemenangan kala timnya mengalahkan Manchester City 1-0 di derby Manchester pada akhir pekan kemarin.

Rashford, 18 tahun, mulai mendapat kepercayaan dari manajer Louis van Gaal sejak akhir Februari kemarin usai ditinggal kapten Wayne Rooney yang mengalami cedera lutut, dan yang bersangkutan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan dengan ia mampu mencetak dua gol di laga debutnya sebagaimana United menang 5-1 atas FC Midtjylland di leg kedua babak 32 besar Liga Europa.

Performa gemilangnya terus berlanjut beberapa hari berselang dengan mengantar timnya mengalahkan Arsenal 3-2 dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Old Trafford, dengan Rashford menyumbang dua gol dan satu assist di pertandingan tersebut.

Daya dobraknya sempat tidak terlihat beberapa saat sebelum akhirnya keluar sebagai pahlawan kemenangan di derby Manchester kemarin. Di pertandingan itu, pemain binaan akademi Setan Merah ini dengan gemilang melewati Martin Demichelis setelah sebelumnya menerima kiriman umpan Juan Mata.

Rashford yang diplot sebagai tumpuan di lini depan menjalin kerja sama yang baik dengan Anthony Martial di kiri dan Jesse Lingard yang intens membantunya dari belakang. Ia benar-benar membuat Demichelis, 35 tahun, kerepotan hingga akhirnya mendapatkan hadiah lantaran pemain veteran itu tidak mampu menyamai kecepatan sang penyerang.

Lingard membenarkan bahwa timnya memang menargetkan Demichelis dengan memaksimalkan kemampuan Rashford untuk mencari hasil, dan hasilnya mereka berhasil.

Ditanya apakah United memang mengincar Demichelis sejak awal, Lingard mengatakan: “Tidak sepenuhnya, namun kami sudah tahu bahwa dia adalah salah satu titik lemah mereka,” ujarnya di laman resmi klub. “Dengan kecepatan Marcus yang terus berlari di belakangnya, dia akhirnya mendapatkan hadiah.”

Satu hal yang kini perlu diperhatikan Rashford adalah mempertahankan performanya serta terus bekerja keras, mengingat di masa lalu para pendahulunya kerap gagal memenuhi ekspektasi.

Contoh paling terkenal mungkin adalah Federico Macheda, bomber muda asal Italia yang memperkenalkan diri kepada dunia usai mencetak gol kemenangan melawan Aston Villa pada 2009 silam. Namun bukan hanya Macheda semata yang gagal memenuhi harapan, lantaran di samping dia ada sosok seperti Diego Forlan, David Bellion, Alan Smith, Manucho, Giuseppe Rossi, Fraizer Campbell hingga Bebe.

Adapun Rashford diyakini tidak akan bernasib sama seperti para pendahulunya itu dan diprediksi kariernya bakal meroket setelah ini, dengan hal itu diungkapkan Lingard, yang juga merupakan mantan pemain akademi United, yang kini memperkuat tim utama.

“Dia [Rashford] sangat senang namun saya memaksanya untuk terus membumi! Sejujurnya dia itu sudah membumi, dia tidak besar kepala dan terus mengasah kemampuannya. Dia kini tak sabar untuk menjalani kariernya” kata Lingard.

Gemilangnya Rashford bertepatan dengan semakin dekatnya ajang Euro 2016 yang akan dilangsungkan di Prancis pada Juni mendatang, dan bakatnya kini dipantau manajer tim nasional Roy Hodgson.

“Saya harap dia bisa berkembang sebagai pemuda 18 tahun dan kalian jangan menempatkan dia dalam tekanan besar,” demikian Hodgson saat menghadiri workshop UEFA. “Saya tidak akan mencoret kemungkinan memasukkan dia atau mengesampingkannya. Saya hanya berharap dia tampil bagus.

“Saya sudah mengamati Rashford selama dua tahun, jadi saya sudah tahu dia sejak lama. Dia ada dalam sistem kami. Ini luar biasa dan saya harap ini berlanjut. Saya harap dia memiliki akhir musim yang bagus,” imbuhnya.

Kini semua bergantung pada Rashford. Jika ia terus membumi seperti yang dikatakan Lingard, masa depan cerah menantinya sebagaimana itu diyakini legenda Arsenal Thierry Henry.

“Jika diberi waktu dan kesempatan untuk berkembang, dia bisa menjadi bintang dunia pada masa yang akan datang," tandas Henry, yang sukses mengemas 226 gol dari 369 penampilannya untuk Arsenal di semua kompetisi.

Sanggupkah Rashford menjawab ekspektasi?