Martunis Ingin Tetap Di Eropa Agar Menjadi Pesepakbola Hebat

Selain berlatih bersama Sporting, Martunis juga mengikuti program latihan dengan Next Level Sports.

Pesepakbola muda Indonesia, Martunis, terus merajut mimpinya untuk menjadi pesepakbola profesional yang hebat. Kini, dia masih mengikuti pelatihan di akademi Sporting C.P, yang merupakan salah satu akademi penghasil pemain top dunia.

Beberapa pemain bintang yang lahir dari akademi tersebut adalah Cristiano Ronaldo, Luis Figo, serta Luis Nani. Tak ayal, Martunis ingin mengikuti jejak tiga pemain tersebut. Maka itu, dia terus berupaya berlatih sekeras mungkin untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar.

Selain itu, dia berharap bisa terus bertahan di Eropa. Bahkan, tak menutup kemungkinan dia ingin pindah ke negara Eropa lainnya, atau menjadi pemain profesional di Indonesia. 

"Untuk saat ini, saya ingin tinggal di Eropa jika saya tetap diberikan kesempatan. Kalaupun saya tidak memiliki kesempatan itu, saya akan menggunakan apa yang saya pelajari di Sporting untuk menjadi pesepakbola Indonesia yang hebat," kata Martunis. 

Sejak pertengahan 2015 lalu, pemain asal Nanggroe Aceh Darussalam ini telah mengikuti berbagai program latihan yang diberikan akademi Sporting. Bahkan, selain mengikuti program latihan dari Sporting, pemain berusia 18 tahun ini juga mengikuti program latihan dengan Next Level Sports.

Next Level Sports merupakan sebuah organisasi yang bekerja sama dengan Sporting dan berpotensi untuk memberikan beasiswa ke Amerika Serikat, untuk para pemain yang mengikuti pelatihan mereka. Pihak Sporting tidak mau berkomentar tentang hal ini, tapi mereka menuturkan sangat banyak pemain Sporting yang ikut serta dalam program itu.

Sementara itu, direktur Hubungan Internasional, Augusto Inacio, mengungkapkan memang kemungkinan para pesepakbola di Sporting untuk pindah ke klub di negara lain sangat besar. Apalagi, misi Sporting memang untuk mencetak para pemain andal, yang nantinya bisa memberikan pemasukan yang besar bagi klub.

"Pasar internasional memiliki lebih banyak kekuatan daripada di Portugal. Selama Sporting bisa tetap dalam jalur yang tepat, maka kami dapat menjaga pemain. Kemudian, jika mereka (pemain) tertarik meninggalkan klub dan klub top bersedia membayar besar untuk mereka, kami tidak bisa menahan mereka dalam situasi seperti itu," jelas Inacio.

Di sisi lain, Martunis juga sudah mulai menikmati kehidupannya di Portugal. Berbagai pengalaman menarik pun telah dilaluinya.

"Saya bisa menghadiri semua pertandingan Sporting di stadion. Saya juga mengunjungi Sintra yang merupakan tempat yang indah dan Belem adalah tempat yang bagus untuk jalan-jalan, serta makan masakan tradisional Portugis," beber Martunis.

Meski begitu, rasa rindu terhadap kampung halaman tak bisa ditutupi pemain kelahiran, 10 Oktober 1997, itu. "Saya merindukan keluarga saya, teman-teman, dan makanan di sana. Saya berharap bisa kembali ke Indonesia untuk mengunjungi keluarga saya pada musim panas 2016," harap, pemain yang merupakan anak angkat Ronaldo itu.

Topics