Masih Adakah Tempat Untuk Robin Van Persie Di Manchester United?

Topics

Sang striker telah pulih dari cedera, tetapi Manchester United menampilkan performa impresif tanda dirinya. Selain itu, kontrak Van Persie hanya tersisa satu tahun lagi...

OLEH GREG STOBART PENYUSUN TEGAR PARAMARTHA Ikuti di twitter

Robin van Persie dipastikan bugar jelang derby Manchester akhir pekan ini usai absen selama tujuh pekan ke belakang karena masalah pada engkelnya.

Tetapi pertanyaan yang lebih besar bagi sang striker adalah, apakah dia cukup bugar dan layak bermain untuk Manchester United musim depan?

Van Persie telah menyaksikan dari tribun ketika United menemukan performa terbaik mereka tanpa dirinya dalam beberapa pertandingan terakhir dan sangat mungkin ia harus menemani Radamel Falcao di bangku cadangan saat menghadapi Manchester City nanti.

Tanpa pemain asal Belanda tersebut, skuat asuhan Louis van Gaal tampak lebih seimbang, lebih tajam dan lebih banyak menguasai bola, dengan Wayne Rooney mencetak empat gol dalam lima pertandingan Liga Primer Inggris terakhir sebagai ujung tombak penyerangan dan membawa tim semakin kokoh di zona Liga Champions.

"Saya pikir Van Gaal telah membuktikan musim ini bahwa dia tidak takut meninggalkan pemain tenar di bangku cadangan," ujar mantan bek United, Phil Neville, kepada Goal.

"Dia memarkir [Angel] Di Maria di bangku cadangan, dia menyimpan Juan Mata di bangku cadangan, dia meninggalkan Falcao di bangku cadangan. Anda harus memilih tim terbaik Anda dan saat ini, tim terbaik dia adalah Rooney berada di depan bersama Fellaini."

Jadi apa berikutnya? United tidak menunjukkan tanda-tanda untuk memperbarui kontrak Van Persie yang akan berakhir musim panas depan dan hal itu tampaknya tidak akan berubah.

Pemain berusia 31 tahun tersebut merupakan bayangan pemain yang begitu didambakan oleh Sir Alex Ferguson dan membawa United meraih gelar juara dengan 26 gol dalam 38 pertandingan liga pada musim terakhir pelatih asal Skotlandia tersebut.

Penurunan performa Van Persie jelas terlihat pada berkurangnya kontribusi gol di musim ini. Catatan golnya pada 2012/13 yaitu satu gol setiap 120.1 menit menurun menjadi 132 menit per gol musim lalu dan tahun ini ia mencetak setiap gol dalam 199.3 menit di Liga Primer.

Hal tersebut sedikit lebih buruk dari catatan Rooney musim ini (198 menit per gol) dan jauh lebih baik daripada catatan Falcao (258 menit per gol) - tetapi hal itu masih belum cukup bagi tim yang ingin meraih gelar juara musim depan.

United akan masuk ke bursa transfer mencari striker baru pada musim panas dan, jika mereka melanjutkan kebijakan memboyong pemain bintang, maka Van Persie hampir dipastikan akan sering menjadi pelapis jika tetap bertahan.

Skenario paling mungkin terjadi adalah Van Persie bertahan tanpa memperbarui kontrak, kemudian klub dan pemain membuat keputusan dari apa yang terjadi awal musim depan.

Tetapi, terlepas dari gajinya yang tinggi, masih banyak klub Liga Champions yang akan bersedia menggaet mantan kapten Arsenal tersebut jika ia dijual di akhir musim.

Ketika Van Gaal ditunjuk pada awal musim, diyakini ia akan menjadikan Van persie sebagai pemain kunci di Old Trafford.

Bagaimanapun juga, keduanya memiliki hubungan yang sangat dekat. Van Gaal menjadikan dia sebagai kapten timnas Belanda, mereka terlihat menyaksikan pertandingan bersama jelang akhir musim lalu dan Van Persie menyanjung tinggi ketika mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu datang ke klub.

Itu mungkin cocok bagi Van Persie. Dia senang menjadi pemain utama, dengan tim dibangun di sekitarnya. Lingkungan itulah yang dia rasakan di Arsenal dan pada musim pertamanya di United ketika dia membayar setiap sen dari banderol transfer £24 juta yang dikeluarkan klub.

Tetapi Van Gaal memilih untuk menjadikan Rooney sebagai kapten dan Van Persie tampak kesulitan menemukan performa terbaiknya setelah itu. Dia mencetak sepuluh gol dalam 26 laga di semua ajang, tetapi grafik penampilannya terlihat semakin menurun dalam tempo yang cukup cepat.

Dia telah bermain meski lutut dan engkelnya mulai kerap menunjukkan masalah, meski kerap terlihat lebih lamban, gagal melewati bek lawan dan kerap gagal melindungi bola.

Setelah menyebut Van Gaal sebagai 'orang jahat' dalam sebuah wawancara dengan Goal pekan ini, Franck Ribery menambahkan: "Pemikiran dia adalah dia tidak memperdulikan nama besar sama sekali, Anda tidak membutuhkan bintang, semua orang harus membuktikan diri mereka lagi.”

Van Persie mengetahui hal ini seperti yang lain. Dia juga tidak takut berbicara jika merasa tidak bahagia - dia secara terbuka memaksa untuk hengkang dari Arsenal dan bahkan mengeluhkan kebijakan rotasi Ferguson pada musim pertamanya di Old Trafford.

Van Persie terkenal bertanya kepada anak kecil di dalam dirinya tentang apa yang harus ia lakukan. Dan tampaknya ia harus melakukannya lagi di musim panas...

//


RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.