Mengenal Charles Miller, Bapak Sepakbola Brasil

Tahukah Anda jika Brasil pertama kali mengenal sepakbola dari seorang pria berdarah Britania Raya? Berikut kisah selengkapnya...

Ada cerita apokrif mengenai pelaut Inggris yang pernah bermain sepakbola di dermaga Rio de Janeiro yang coba ditiru oleh budak dan buruh pelabuhan tentang apa yang dilakukan pengunjung asal Eropa tersebut, namun poin penting ada pada satu sosok yang bisa dibilang sebagai cikal bakal lahirnya sepakbola Brasil.

Charles William Miller, putra seorang insinyur kereta api asal Skotlandia dan ibu keturunan Brasil, lahir di Sao Paulo pada 24 November 1874 adalah pria yang mengenalkan sepakbola kepada masyarakat Brasil saat tumbuh dan besar di lingkungan komunitas Inggris yang bermukim di negara Amerika Latin tersebut.

Pada tahun 1884, seperti pada pemuda-pemuda berdarah Inggris di Brasil pada umumnya, Miller dikirip oleh orang tuanya untuk kembali ke Eropa demi mengejar pendidikan. Kala itu ia terdaftar di sekolah pinggiran kota Southampton, tempat di mana ia juga belajar tentang sepakbola. Selama di Inggris, ia sempat bermain untuk Corinthian FC di London serta St. Mary's yang merupakan klub pendahulu Soouthampton.

Usai sepuluh tahun berpetualang di Inggris, Miller kembali ke tanah kelahirannya Brasil pada 1894 dengan membawa dua bola kulit serta salinan mengenai aturan permainan sepakbola. Mengingat momen tersebut, ia tahu bahwa ayahnya tentu mengharapkan adanya sertifikat gelar akademik tapi yang justru hal lain dengan mengatakan "Gelar saya... Ya, putra Anda telah lulus dalam sepakbola."

Upaya awal Miller dengan mencoba mengenalkan sepakbola kepada penggawa klub kriket Sao Paulo Athletic Club ditolak. Namun itu tak membuanya gentar dan kemudian mengumpulkan para ekspatriat Britania Raya untuk bermain sepakbola di salah satu sudut kota Sao Paulo. Ia mengorganisir pertandingan kulit bundar pertama di Brasil yang saat itu mempertemukan tim pekerja bidang Gas dan tim pekerja bidang kereta api.

Dalam kurun waktu lima tahun, dengan Miller bertindak sebagai pimpinan organisasi sekaligus wasit, klub sepakbola Sao Paulo bisa terbentuk dan kota tersebut juga punya liga sepakbola sendiri. Namun jejak mengesankan yang dibentuknya adalah membuat sepakbola itu menjadi olahraga lintas batas, yang tak hanya dimainkan oleh kaum orang kaya di Brasil.

Tak lama setelah itu, sepakbola berkembang pesat hingga menjadi salah satu olahraga paling populer di Brasil - dan juga tentunya dunia. Apa yang ditinggalkan oleh Miller kini bisa dinikmati oleh setiap masyarakat Brasil, tak peduli apapun kasta, ras maupun status sosial mereka.