Mirko Vucinic Menyesal Gagal Ke Internazionale

Pemain internasional Montenegro nyaris ke Giuseppe Meazza Januari lalu, tapi presiden Erick Thohir menarik diri dari proses transfer.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter

Mirko Vucinic mengaku kegagalan transfer dari Juventus ke Internazionale masih menjadi kekecewaan terbesar dalam kariernya di Serie A Italia.
Pemain internasional Montenegro menuju I Nerazzurri pada Januari silam sebagai bagian pertukaran pemain, dengan Fredy Guarin direncanakan menyeberang pada posisi berkebalikan.

Namun, presiden Inter Erick Thohir membatalkan proses tersebut setelah seorang fan memprotes kepergian pemain internasional Kolombia dan hal ini membuat Vucinic frustrasi.

“Itu kekecewaan terbesar saya dalam sepakbola Italia. Tapi saya telah melupakan soal itu dan memandang ke depan,” kata Vucinic kepada Sky Sport Italia.

Vucinic akhirnya meninggalkan Juventus untuk Al Jazira dan dia mengaku uang ikut andil dalam keputusannya hengkang ke Uni Emirat Arab.

“Meninggalkan liga penting seperti Serie A tidak mudah, tapi saya tertarik menikmati diri sendiri - dan menang,” jelas pemain 30 tahun.

“Saya bahagia di sini. Saya belajar budaya dan terima kasih kepada rekan setim, yang membantu saya, karena saya masih belum bicara bahasa mereka, hanya sedikit bahasa Inggris.

“Saya di sini untuk pengalaman baru, untuk hidup dalam sedikit kemewahan, yang tentu saja menjadi daya tarik semua orang.”

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics