Modal Liverpool & Manchester City Di Final Piala Liga

Unggul rekor pertemuan dalam piala domestik (Piala FA dan Piala Liga), Liverpool ditantang mengakhiri tren apik City di Wembley.

Liverpool akan menghadapi Manchester City untuk pertama kali dalam partai final di berbagai kompetisi. Dua klub Liga Primer Inggris itu bakal saling bentrok merebutkan trofi Piala Liga Inggris di Stadion Wembley, Sabtu (27/2).

Rekor Liverpool di ajang Piala Liga lebih apik. The Reds berhasil tampil dalam 12 partai puncak dan menjuarai 11 di antaranya (1981, 1982, 1983, 1984, 1995, 2001, 2003, 2012).

Sementara itu, The Citizens baru empat kali melaju ke final dan memenangi tiga edisi, yakni pada 1970, 1976 dan 2014. Mereka finis sebagai runner-up usai kalah dari Wolverhampton Wanderers pada 1974.

Tren positif dicatatkan Liverpool saat berhadapan dengan Man. City dalam kompetisi domestik Inggris (Piala FA Inggris dan Piala Liga). Dari delapan pertemuan terakhir, The Reds menang enam kali dan hanya dua kali ditahan imbang Man. City. Kekalahan terakhir dari The Citizens diderita Liverpool dalam partai ulangan babak keempat Piala FA pada 1973 silam.

Namun, Man. City juga memiliki modal bagus untuk memupus harapan Liverpool menang dalam final Piala Liga musim ini. Selain ajang Community Shield, The Citizens menang empat kali dari lima laga terakhir di Wembley. Satu-satunya kekalahan terjadi saat secara mengejutkan takluk dari Wigan Athletic dalam partai puncak Piala FA 2013.

Liverpool menyingkirkan Stoke City lewat adu penalti dalam semifinal, sedangkan Man. City menang agregat 4-3 atas Everton.