Nasib Persepam Madura United Ditentukan Pemain & Pelatih

Topics

Achsanul berharap penggawa Persepam tampil maksimal di dua pertandingan sisa agar bertahan di ISL.

LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI MADURA Manajer Persepam Madura United Achsanul Qosasi menegaskan, nasib Laskar Sapeh Kerap untuk bertahan di Indonesia Super League (ISL) 2014 sepenuhnya berada di tangan pemain dan pelatih.

Sebelum jeda kompetisi, Persepam masih berada di lima besar. Namun hasil minor di tiga pertandingan terakhir membuat posisi mereka terus mengalami penurunan hingga mendekati zona degradasi.

Kemenangan 3-0 yang diraih Persiba Balikpapan atas Persiram Raja Ampat menempatkan Persepam di posisi ke delapan klasemen wilayah timur, atau dua tangga di atas zona degradasi.

Tim besutan Arcan Iurie ini mengoleksi nilai 22, berselisih dua angka dari Perseru Serui yang ada di zona merah. Persepam juga hanya terpaut satu angka dari Putra Samarinda yang berada di posisi sembilan.

Manajer Persepam, Achsanul Qosasi, mengakui saat ini timnya tidak lagi berkonsentrasi merebut tiket delapan besar. Persepam mengalihkan fokus lepas dari jeratan degradasi.

“Kami tetap optimistis, tim tetap eksis, dan menapak ISL pada musim laga tahun berikutnya,” ujar AQ sapaan akrab Achsanul.

“Sekarang itu tergantung pemain dan pelatih, apakah mereka mau turun tahta ke Divisi Utama, atau tetap bertahan di ISL.”

Persepam akan menghadapi laga hidup mati melawan Perseru di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (1/9) sore. Jika mampu menang, poin Persepam tidak akan lagi terkejar Perseru. (gk-62) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.