Nil Maizar: Progres Putra Samarinda Positif

Mantan arsitek timnas senior ini menjadikan hasil imbang di Lamongan sebagai langkah awal yang positif.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI LAMONGAN Pelatih Putra Samarinda Nil Maizar menyatakan, hasil imbang 2-2 di kandang Persela Lamongan, Senin (19/5) malam, menjadi awal progres positif Pusam dalam menyambut putaran kedua Indonesia Super Leagus (ISL) 2014.Nil menjalani debutnya sebagai pelatih Pusam di laga tersebut, dan langsung menyumbangkan satu angka. Di pertandingan ini, Pusam sempat tertinggal sepasang gol Addison Alves di menit kedelapan dan 23, sebeluma akhirnya bisa memaksa duel berlangsung imbang lewat gol Lerby Eliandri dan Naseer Al Sebai pada menit ke-26 dan 50.Tambahan satu poin, memang belum mampu mengangkat posisi Pusam di klasemen sementara. Pesut Mahakam masih tertahan di urutan kesembilan dengan 11 poin dari sebelas pertandingan.“Tentu saja kami puas. Hasil ini cukup bagus. Ini akan memudahkan langkah kami selanjutnya [menjauhi zona degradasi]," ujar Nil kepada para wartawan.Mantan pelatih tim nasional Indonesia yang baru masuk di putaran kedua, menggantikan posisi Mundari Karya ini sangat bersyukur memiliki komposisi pemain yang ada saat ini. Karena menurutnya, ia hanya tinggal sedikit memolesnya untuk lebih mengkilat.“Kami sudah memiliki materi pemain yang bagus. Mereka sudah bekerja keras di kandang Persela kali ini. Tak banyak perubahan, hanya beberapa pemain saja yang masuk. Tapi saya tekankan kepada para pemain, semua bisa main bagus, asal mau kerja keras,” paparnya.“Semua tidak bisa instan, butuh proses. Saya sudah melihat proses itu sudah berjalan ke arah positif, dan itu sudah dimulai dari laga kali ini.”Sementara itu, pelatih Persela Eduard Tjong kecewa dengan hasil seri 2-2 kontra Pusam. Hasil ini sekaligus memupuskan ambisi Persela untuk menduduki puncak klasemen sementara wilayah timur, dan harus puas tertahan di peringkat tiga dengan raihan 20 poin.“Kalau ditanya soal hasil pertandingan, jelas kecewa dengan hasil ini. Tapi dalam hal permainan, kami mengalami kemajuan dibanding putaran pertama. Hanya saja, kami kurang beruntung dalam laga tadi. Banyak peluang yang seharusnya bisa dimaksimalkan menjadi gol, gagal dimanfaatkan dengan baik,” tutur Edu, sapaan Eduard.Dalam laga tersebut, beberapa kali penggawa Persela memang mampu mengancam gawang PSM. Namun penampilan gemilang penjaga gawang Rivki Mokodimpit di bawah mistar gawang, membuat Choirul Huda dkk hanya mampu melesakkan dua gol. Sementara peluang lainnya, berhasil dimentahkan Rivki maupun mistar gawang, atau terbuang begitu saja.“Pemain sudah tampil maksimal. Tapi beginilah hasilnya. Tidak boleh putus asa, masih ada waktu untuk memperbaikinya. Masih banyak pertandiangan di depan yang harus diselesaikan, semoga kami bisa maksimal di pertandingan selanjutnya,” harap Edu. (gk-43)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.