Panpel Piala Polda Jateng 2015 Bahas Lanjutan Final

Topics

Sejumlah opsi ditawarkan panpel kepada PSIS dan Persis agar laga final bisa berlanjut.

Panitia pelaksana (panpel) turnamen Piala Polda Jateng 2015 mengundang perwakilan PSIS Semarang dan Persis Solo untuk menbahas kelanjutan pertandingan final hari ini di Semarang.

Seperti diketahui, pertandingan leg pertama final terhenti pada menit ke-26 akibat kerusuhan antarsuporter akhir pekan kemarin. Saat laga dihentikan, PSIS untuk sementara mengungguli Persis 1-0.

Ketua panpel Aam Ichwan mengungkapkan, pihak kepolisian tetap memberikan izin pertandingan digelar. Karena itu, lanjut Aam, agenda utama pertemuan membahas persoalan teknis pelaksanaan.

“Kami akan mencari jalan keluar terbaik untuk kelanjutan laga. Fokus pertemuan mempertemukan kedua tim, dan kami belum mengundang perwakilan suporter yang terlibat kericuhan,” ungkap Aam.

Aam menambahkan, panitia akan menawarkan beberapa solusi. Opsi pertama adalah melanjutkan sisa laga, dan menggelar leg kedua di Manahan tanpa penonton.

Sedangkan opsi kedua, melarang suporter Persis datang dalam lanjutan leg pertama di Semarang. Selanjutnya leg kedua hanya disaksikan suporter tuan rumah dengan melarang fans PSIS ke Solo.

“Panitia akan menawarkan solusi untuk meminimalisasi kericuhan susulan, karena kedua suporter masih memanas. Kami akan berupaya menuntaskan laga final. Hal ini juga didukung Polda Jateng dengan memberikan lampu hijau berupa izin keramaian,” imbuhnya.

Sementara itu, CEO PT Mahesa Jenar Semarang, AS Sukawijaya menyerahkan keputusan kelanjutan laga final ke panitia.

“Turnamen ini kami gelar untuk hiburan pecinta bola, dan memberikan penghasilan kepada pemain. Kalau sudah ricuh, bukan lagi hiburan. Saya berharap tidak terjadi lagi keributan antarsuporter,” katanya kepada Goal Indonesia. (gk-18)