Panser Biru Sumbang Pemain PSIS Semarang

Topics

PSIS menjadikan laga amal bersifat trofeo ini sebagai pemanasan sebelum terjun di Piala Polda Jateng.

Kelompok suporter PSIS Semarang Panser Biru memberikan sumbangan hasil penjualan tiket laga amal kepada penggawa Mahesa Jenar di Stadion Jatidiri kemarin. Laga amal ini mempertemukan PSIS, Panser, dan SIWO Jateng.

Panser menghadirkan legenda hidup PSIS Tugiyo di laga amal itu. Walau sudah bertubuh tambun, kegesitan Tugiyo masih belum luntur, dan turut mencetak gol saat mengalahkan SIWO.

Ketua Panitia Ferry Opel menuturkan, tiket terjual 1.400 lembar dengan total pendapatan Rp7.036.500. Sementara sumbangan dari jajaran Muspida terkumpul Rp9 juta. Namun, biaya operasional yang mencapai Rp9 juta, membuat pemain PSIS hanya mendapatkan sumbangan dari penjualan tiket.

“Tiket kami jual per lembarnya Rp 5.000. Tapi ada beberapa pemain yang membayar lebih,” ucap Ferry.

Ferry menambahkan, laga amal itu sekaligus sebagai ungkapan keprihatinan mereka terhadap kondisi sepakbola saat ini. Bahkan, tim SIWO Jateng mengenakan pita hitam di lengan kiri sebagai simbol matinya sepakbola Indonesia.

Kegiatan ini juga diwarnai peluncuran jersey PSIS yang awalnya akan dipakai di Divisi Utama Liga Indonesia 2015. Kendati Divisi Utama tidak bergulir, jersey ini akan digunakan saat PSIS menjalani turnamen Piala Polda Jateng 2015.

Fauzan Fajri dkk akan menjalani laga perdana, Rabu (27/5) dengan bertandang ke markas PSIR Rembang. Empat hari kemudian menjamu Persijap Jepara, dan bertanding melawan Persis Solo pada 3 Juni.

Menghadapi turnamen ini, PSIS tanpa pemain dari luar Jawa, seperti Abdul Kamil Sembiring, Corneles Geddy, Safrudin Tahar dan Burhanudin Nihe, karena kendala finansial tim yang terbatas.

“Kami harus segera mencari pengganti di empat posisi itu. Kami juga masih mencari pemain alternatif di lini depan selain Hari Nur,” ujar pelatih M Dofir kepada Goal Indonesia.

Dofir mengaku sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah pemain. Salah satunya striker asal Semarang, Johan Yoga Utama. Johan Yoga diplot menjadi penyerang alternatif.

Sementara untuk menggantikan Geddy, Dofir menyiapkan Dani Raharjanto, Indra Setiawan dan Franky Mahendra. Adapun pengganti Tahar dan Nihe, PSIS menyiapkan Welly Siagian dan Andreantono Ariza. Posisi stopper menyisakan, Fauzan Fajri, Mochamad Arifin, Anhar latif dan M Tegar Pribadi. PSIS akan menjalani sesi latihan pada Senin (25/5). (gk-18)