Paul Pogba Inginkan Posisi Ofensif Di Manchester United

Bermain sebagai jangkar di Manchester United membatasi ruang gerak sang pemain termahal dunia.

Diakui Paul Pogba, ia sebetulnya lebih menyukai posisi lebih ofensif di lini tengah alih-alih menjadi jangkar, namun tetap menggarisbawahi kesiapan untuk beradaptasi demi tim.

Gelandang Prancis ini direkrut kembali oleh Manchester United dengan rekor transfer termahal dunia €105 juta musim panas kemarin setelah sebelumnya meninggalkan klub pada 2012.

Namun, di bawah asuhan Jose Mourinho ruang gerak Pogba tampak terbatasi. Sejauh ini ia lebih banyak diberikan peran sebagai satu dari dua gelandang bertahan dalam skema 4-2-3-1.

"Saya berusaha untuk beradaptasi. Saya adalah pemain yang lebih suka merangsek ke depan," ucap Pogba, yang tampil cemerlang di agenda internasional dengan mencetak gol kemenangan 1-0 Prancis atas tuan rumah Belanda di Kualifikasi Piala Dunia 2018, kepada Manchester Evening News.

"Pelatih [Mourinho] memberikan saya instruksi, saya berusaha mematuhinya. Saya harus merebut bola dan membuat upaya defensif."

"Bermain dengan cara berbeda agak merugikan saya, seperti halnya [Andrea] Pirlo. Saya harus bermain, berada di posisi untuk merebut bola dan lebih bermain untuk tim."

Selepas international break Pogba dan United akan langsung melakoni pertandingan besar Liga Primer Inggris dengan bertamu ke Liverpool, 17 Oktober.