Paul Scholes Kritik Taktik 3-5-2 Louis Van Gaal

Menurut Scholes, kegemaran Van Gaal menempatkan wing-back berpotensi merusak filosofi klub yang sudah tertanam sejak era Ferguson.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Paul Scholes menyatakan komplainnya terhadap taktik yang diterapkan Louis van Gaal di Manchester United. Scholes berpendapat, kegemaran Van Gaal dalam menggunakan formasi 3-5-2 memang membantu United mempertahankan penguasaan bola, tetapi mengurangi kemampuan mencetak gol.
Pernyataan eks gelandang legendaris United itu kiranya sejalan dengan performa terakhir Setan Merah di mana mereka takluk 1-0 dari Southampton, tim yang hanya menguasai 39 persen penguasaan bola namun mampu mencetak gol semata wayang lewat satu sepakan on target.
“Dalam formasi 3-5-2, United tidak mampu memanfaatkan lebar lapangan seperti dulu lagi,” tulis Scholes dalam kolomnya di Evening Standard, Kamis (15/1).
“Luke Shaw adalah bek kiri ortodoks namun ia disuruh bermain di posisi wing-back. Di kanan, Antonio Valencia kehilangan kecepatannya dan sulit baginya untuk melewati pemain karena ia bermain terlalu ke dalam.”
“Tak diragukan lagi, sistem 3-5-2 membuat Anda mampu menguasai bola. Tiga bek sentral dan tiga gelandang sentral mampu saling mengoper bola di jantung lapangan. Masalah datang ketika Anda mencoba melukai lawan di area depan. Anda boleh menguasai bola sesuka Anda, tetapi jika Anda tidak mampu menciptakan situasi “2 lawan 1”, maka Anda akan kesulitan mencetak gol,” lanjutnya.
United saat ini duduk di peringkat empat Liga Primer Inggris dengan catatan 34 gol dari 21 laga dan masih tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen Chelsea. Sabtu (17/1) esok, mereka akan diuji Queens Park Rangers di Loftus Road.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.