Pelatih Eropa Timur Tak Sanggup Latih Persija Jakarta

Topics

Ferry mengakui sulit untuk mencari sosok pelatih asing yang cocok dengan karakter tim Macan Kemayoran.

Presiden klub Persija Jakarta Ferry Paulus mengungkapkan pihaknya terus berburu pelatih asing guna menggantikan peran Paulo Camargo. Menurutnya, ada satu pelatih dari Eropa Timur yang sudah dijajakinya.

Pelatih yang enggan disebutkan namanya oleh Ferry itu pun sudah dikasih lihat video rekaman permainan tim Macan Kemayoran dalam tiga pertandingan di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. "Dia (pelatih) belum pernah di sini. Saya sudah kasih bahan pemainnya ini, lalu rekaman pertandingan pas lawan Persipura, Persib, dan Barito Putera. Saya kasih tahu pemain kami kayak gini, lalu saya bilang kamu sanggup nggak mengangkat tim ini pada putaran kedua di atas papan tengah. Dia bilang berat kalau seperti ini," beber Ferry.

Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI itu membeberkan alasan yang membuat pelatih tersebut berat. "Pertama, dia nggak suka pemain belakang kami. Katanya kurang organize dan terlalu individu. Untuk pemain depan dia cukup setuju. Jadi dari belakang ke tengah yang karakternya disebut dia berat, dan dia meminta kami harus mencari pemain lokal yang sesuai kriterianya di posisi itu," jelas Ferry.

"Kalau pelatih yang sudah pernah di sini dan langsung bilang mau atau siap, justru itu kurang profesional menurut saya. Pelatih yang saya tawarkan ini bilang ke saya tidak sanggup, artinya kan itu profesional," tambahnya.

Ferry pun mengakui untuk saat ini sulit untuk mencari pelatih yang cocok dengan karakter tim Macan Kemayoran. Di samping itu, dia juga menuturkan puas dengan racikan Jan Saragih yang saat ini ditunjuk sebagai pelatih caretaker Persija.

Terkait sampai kapan Jan bakal menjabat posisi itu, Ferry masih belum begitu bisa memastikan. Hanya saja, Persija harus segera mencari sosok pelatih baru yang memenuhi lisensi A AFC atau setara sesuai dengan regulasi Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Mengingat, Jan saat ini belum memenuhi kualifikasi tersebut. PT Gelora Trisula Semesta sendiri sudah memberikan tenggat pada putaran kedua seluruh klub di ISC A sudah harus menggunakan jasa pelatih dengan lisensi minimal A AFC.

"Kalau memang trennya bagus, bermainnya oke, ya tentu kami harus beri kesempatan sama dia (Jan Saragih). Apalagi ini kan masih panjang, terlebih ini turnamen belum kompetisi sesungguhnya. Mungkin bisa lebih dari setengah musim. Menurut saya, ini langkah yang tepat dan bagus," pungkasnya.

Topics