Pelatih Nigeria Mengaku Buntu Saat Kontra Iran

Iran terlalu leluasa menerapkan taktik mereka untuk mengamankan poin.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter
Pelatih tim nasional Nigeria Stephen Keshi menyebut bahwa Iran bermain terlalu bertahan dalam laga yang berakhir imbang tanpa gol di Stadion Arena da Baixada, Selasa (17/6) dinihari WIB.

The Eagles, sebagaimana Nigeria dijuki dibuat buntu meski cenderung menguasai jalannya pertandingan. Keshi pun mengungkapkan sebenarnya tim menginginkan gol cepat di laga tersebut.

"Kami ingin mencetak gol di 20 menit pertama, namun mereka menumpuk pemain untuk bertahan dan kami tak bisa mengatasinya. Saat Anda menghadapi situasi seperti ini, Anda bisa merasa terluka karena Anda hanya ingin mencetak gol, dan untuk melakukan itu Anda butuh kenang," ungkapnya pasca laga.

Keshi memaparkan bahwa timnya terlalu memberi keluasan untuk Iran bermain apa yang mereka inginkan.

"Iran menetapkan untuk bermain dengan cara tersebut (bertahan), dan apa yang mereka rencanakan bekerja dengan baik," tandasnya.

Selanjutnya wakil dari Benua Afrika itu harus menghadapi laga yang cukup berat kontra Bosnia-Herzegovina. Bosnia kemungkinan akan habis-habisan demi menebus poin yang hilang saat kontra tim unggulan Argentina.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics