Pemain Terbaik Ligue 1 Journée 13: Serge Aurier

Serge Aurier menjadi sosok yang paling menonjol di Le Classique, baik ketika bertahan mau pun membantu serangan.

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Tidak ada perasaan gerogi sama sekali kala dia menjalani debutnya di laga seprestisius Le Classqiue. Yah, dialah Serge Aurier, fullback Paris Saint-Germain pinjaman dari Toulouse.

Menghadapi Olympique Marseille, sang pemain tampil penuh percaya diri dengan mempertontonkan stabilitas performa, baik ketika bertahan mau pun menyerang, sepanjang 90 menit.

Pemain sepotensial Florian Thauvin dan sokongan dari belakangnya, Benjamin Mendy, benar-benar dibuat frustrasi di sisi kiri serangan Les Phoocens berkat penjagaan disiplin dari Aurier.

Terhitung delapan tekel berhasil dilakukannya, di mana angka ini menjadi yang tertinggi di pertandingan ini, untuk meredam setiap aktivitas ancaman yang digalang anak-anak Marcelo Bielsa.

Di samping itu, dia menjadi pemain yang paling rajin membuat intersep, yakni sebanyak tujuh kali dia memutus pola tekanan yang dibangun tim tamu.

Namun bertahan bukan satu-satunya yang membuat pemain internasional Pantai Gading ini terlihat menonjol di Le Classique jilid satu ini. Dalam aspek menyerang, sang bek sayap tak kalah menunaikan tugasnya dengan apik.

Meski berposisi sebagai bek, dua kali dia berhasil melepas tembakan dengan satu di antaranya mengarah ke gawang. Dan yang paling penting, salah satu dari tiga umpan kuncinya berbuah satu gol bagi Les Parisiensm yakni saat Edinson Cavani sanggup mengonversinya umpan matang darinya di lima menit sebelum pertandingan selesai setelah sebelumnya skor telah dibuka duluan lewat aksi Lucas di menit ke-38.

Tak keliru rasanya jika kemudian menempatkan pemain 21 tahun yang sempat nyaris bergabung ke Arsenal di musim panas ini sebagai pemain terbaik Ligue 1 Prancis pekan ini.

Di tengah cederanya Gregory van der Wiel, Aurier sepanjang musim ini terbilang menutup pos pertahanan di sisi kanan dengan baik dan bukan mustahil di pengujung musim nanti sang pemain akan "ditawan" secara permanen agar tidak kembali ke pangkuan Toulouse.

Marseille memang tidak beralih posisi dari singgasana tabel Ligue 1, tapi kekalahan ini membuat PSG mereduksi jarak menjadi satu poin saja dengan rivalnya itu. Panasnya persaingan juara kembali terbuka!

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics