Pep Guardiola: Saya Hanya Ingin Dicintai

Eks bos Barcelona ini membantah dirinya terobsesi dengan gelar.

Pelatih Bayern Munich Pep Guardiola menyebut tujuan hidupnya bukan semata-mata mengincar titel, namun yang lebih penting adalah menjadi pribadi yang dicintai banyak orang.

Sejak mengawali karier di dunia kepelatihan, Guardiola berkembang menjadi salah satu pelatih terbaik di dunia. Dalam enam tahun kariernya bersama Barcelona dan Bayern, Guardiola sukses memenangkan dua titel Liga Champions dan lima titel liga domestik. Ini membuatnya disebut-sebut terobsesi dengan gelar, namun Guardiola ingin meluruskan pandangan tersebut.

“Jika Anda ingin mengerti apa yang saya inginkan dalam hidup dan karier saya, maka saya akan bilang: saya hanya ingin dicintai. Tidak lebih. Sungguh, saya tidak mengincar gelar,” terang Guardiola.

Terkait masalah ‘ingin dicintai’ ini juga sempat membuat Guardiola kewalahan mengontrol para pemain yang ia cadangkan. “Mereka seperti tersinggung karena mengira saya tidak menyukai mereka, padahal ini dilakukan karena alasan taktik dan bukan karena mereka tidak dicintai,” ujarnya.

Lebih lanjut, semangat saling mencintai tersebut juga mengingatkan pelatih berusia 44 tahun ini tentang pengalamannya dengan seorang pemain bintang yang tidak ia sebut namanya.

“Saya pergi ke kafe dengannya dan kami membicarakan kehidupan sehari-hari, bukan sepakbola. Di laga berikut, ia mencetak dua gol dari empat gol yang dicetak tim. Dia merasakan sesuatu yang spesial karena dia merasa dicintai,” imbuhnya.