Perpisahan Terakhir Kepada Tito Vilanova

Tidak kurang dari 1.500 orang menghadiri pemakaman religius untuk mengucap selamat tinggal kepada Vilanova, dengan ditutup pidato mengharukan dari dua anak sang mantan pelatih.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter Sahabat, keluarga, mantan kolega dan sejumlah tokoh penting dari dunia sepakbola ikut menghadiri pemakaman Tito Vilanova di gereja di Barcelona. Mantan arsitek Barcelona berpulang pada Jumat kemarin di usia 45 setelah dua setengah tahun berjuang melawan kanker dan sekitar 53.000 orang berdatangan ke Camp Nou akhir pekan kemarin untuk memberikan penghormatan kepada pelatih Catalan. Tidak berhenti sampai di situ, ribuan simpatisan dan fans hadir ke upacara pemakaman yang digelar di Barcelona, Senin (28/4), yang disiarkan dengan dua layar raksasa di luar katedral. Di dalam, sejumlah tokoh penting Barcelona hadir, termasuk mantan presiden (Joan Laporta dan Sandro Rosell), staf pelatih dan skuat tim utama. Upacara pemakaman ini juga dihadiri pemimpi Catalan Artur Mas dan beberapa tokoh sepakbola seperti mantan bos Bayern Munich Jupp Heynkess, mantan bek Blaugrana Eric Abidal dan pelatih Espanyol Javier Aguirre."Ini hari yang sangat menyedihkan untuk FC Barcelona. Kami janji dia akan tetap berada di hati yang terdalam dan kami tidak akan melupakannya," kata presiden Josep Maria Bartomeu. Dalam kenangan | Pemain Barca di upacara pemakaman Jordi Roura, salah satu sahabat Vilanova, memberikan ucapan selamat tinggal. “Anda selalu bilang Anda pria biasa, tapi pada akhirnya tidak. Orang biasa tidak menerima semua ini (kasih sayang dan cinta). Dan jangan khawatir soal dua anak Anda. Kami akan menjaga mereka.”Di akhir upacara, Carlota (19) dan Adria (17) memberikan pidato mengharukan untuk ayah mereka. “Ayah adalah pahlawan kami, dia panutan yang kami ikuti, dia cinta pertama saya,” kata Carlota. “Cinta yang saya rasakan bahkan ketika saya tidak tahu apa itu cinta. “Tidak ada yang datang dengan mudah untuk ayah. Gairahnya untuk sepakbola, kerja keras dan dedikasi memungkinkan dia mencapai mimpinya melatih Barca, tim yang selalu ada di hatinya.”Adria, bek masa depan yang saat ini bernaung di tim junior Barca, menambahkan: “Saya berterima kasih atas semua yang ayah ajarkan kepada saya. Hadiah terindah yang ayah berikan adalah 17 tahun berada di sisi saya. Saya akan mendedikasikan semua sukses untuk ayah dan kenangan ini akan membantu saya mengatasi kesulitan. Ayah akan jadi malaikat penjaga saya.”

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics