Persebaya Surabaya Telat Bayar Gaji Pemain

Topics

Manajemen Persebaya pun mengakui telatnya pembayaran gaji itu lantaran masalah administrasi.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI SURABAYA
Sebuah kabar mengejutkan muncul dari markas Persebaya Surabaya. Di mana tersiar kabar, jika gaji pemain dan ofisial belum dicairkan oleh jajaran manajemen. Ada yang menyebut, gaji tersebut telat diberikan selama satu bulan, ada pula yang menyebut sampai dua bulan.

Ketika dikonfirmasi mengenai kabar ini, asisten manajer Persebaya Amran Said Ali, tak menampiknya. Ia dengan jantan mengatakan, bila gaji Greg Nwokolo dan kawan-kawan memang belum diberikan oleh manajemen lantaran masalah administrasi.

"Memang masih ada persoalan administrasi yang belum selesai, sehingga uang yang seharusnya untuk membayar gaji pemain, belum bisa dicairkan. Detailnya seperti apa, maaf tidak bisa saya beberkan ke publik," ujar Amran.

Yang masih simpang siur adalah, besaran tunggakan gaji yang harus dilunasi oleh manajemen. Ada yang menyebut bahwa pemain Persebaya belum menerima haknya selama dua bulan yakni, pada bulan Mei dan Juni. Namun ada pula yang menyebutkan, jika manajemen Bajul Ijo belum membayar gaji pemain pada bulan Juni saja.

Direktur Utama PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) selaku pihak pengelola Persebaya Diar Kusuma Putra, juga membenarkan bila manajemen belum membayarkan hak para pemain. Ia pun meminta, para penggawa Bajul Ijo untuk bersabar.

"Pemegang saham meminta, pengelola klub untuk lebih akuntabel, terkait masalah keuangan dan administrasinya," jelas Diar.

Hal ini, masih kata Diar, membuat semua hal yang berhubungan dengan neraca keuangan, khususnya pengeluaran harus dirinci secara mendetail. Imbasnya, manajemen telat dalam memberikan hak para pemain.

"Tampaknya ini yang masih menyulitkan pengelola klub. Ada hal-hal yang dianggap tidak rasional, atau terlalu besar oleh pemegang saham," lanjutnya.
Yang pasti, tunggakan manajemen Persebaya dipastikan bakal bertambah. Sebab gaji untuk bulan Juli yang seharusnya diterima pada 10 Juli lalu, juga tak kunjung dibayar oleh manajemen sampai saat ini.

"Saya yakin, pemain mengerti dengan kondisi ini. Karena jika masalah administrasi ini selesai, pasti semua persoalan di klub juga terselesaikan," tegas Diar.

Kabar mengenai keterlambatan pembayaran gaji para pemain Persebaya, tentu sangat mengejutkan. Karena di awal musim, Bajul Ijo tergolong tim yang mapan dengan membeli pemain berbanderol mahal. Tak tanggung-tanggung, biaya di atas Rp25 miliar digelontorkan untuk mendatangkan pemain baru seperti Emmanuel ‘Pacho’ Kenmogne, Greg Nwokolo, Fandi Eko Utomo, Dedi Kusnandar, Manahati Lestusen, dan Alfin Tuasalamony.

"Karena itu, mungkin mulai musim depan, kami akan lakukan rasionalisasi gaji. Sebab kebijakan ini, sudah pasti tidak bisa dilakukan musim ini, karena pemain pasti tidak mau. Persik (Kediri) dan PSM (Makassar) juga sedang dilanda krisis keuangan. Bedanya, Persebaya ini uangnya ada, hanya masalah administrasi yang belum selesai," pungkas Diar.(gk-43)

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.