Persebaya Surabaya Tersingkir Dari Piala Gubernur Jatim

Ibnu Grahan kecewa dengan performa barisan depan Bajul Ijo selepas kepergian Pacho dan Greg.

LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI MADURA Persebaya Surabaya tersingkir dari perburuan trofi Piala Gubernur Jatim 2015 setelah menelan kekalahan 2-1 dari Gresik United pada pertandingan kedua Grup A di Stadion Untung Suropati, Pasuruan, Minggu (4/1).Hasil ini memastikan Persebaya gagal meraih prestasi maksimal di awal tahun setelah mengemas satu poin dari dua laga. Sedangkan Gresik United dan Persekap Pasuruan akan menjalani laga terakhir Grup A untuk menentukan satu tiket ke partai final.Kembali menurunkan beberapa pemain asing seleksinya, Persebaya tetap tak mampu bermain lepas sejak peluit kick-off ditiupkan wasit. Melalui skema serangan balik, M Kamri berhasil membuka angka bagi Gresik United di menit kedelapan.Julio Lopes kemudian menambah skor melalui set-piece cantiknya di menit ke-61. Sedangkan tim Bajul Ijo, hanya mampu membalas memperkecil kekalahan lewat Firly Apriansyah di menit ke-76.Seusai laga, pelatih Persebaya Ibnu Grahan tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ibnu menyoroti kinerja lini serang mereka selepas ditinggal duet Greg Nwokolo dan Emmanuel 'Pacho' Kenmogne. Menurutnya, Persebaya harus segera menemukan penyerang asing berkualitas.“Pasti kecewa karena harus tersingkir. Tapi kita harus cepat-cepat cari pemain asing. Khususnya striker yang berkualitas,” ungkap Ibnu.Dari ketujuh pemain seleksinya, hanya Mohamed Talibe Diaby asal Maroko yang masih diberi kesempatan membuktikan diri dalam beberapa hari ke depan. Beberapa nama seperti Silvio Escobar, Shaka Bangura, maupun Michele Di Piedi belum mampu memuaskan mantan asisten pelatih Aji Santoso ini.“Talibe Diaby akan kita lihat tiga hari ini. Sambil menunggu pemain asing [lainnya] datang,” pungkasnya.Sementara itu, pelatih Gresik United Liestiadi tidak terlalu bangga dengan keberhasilan anak asuhnya mengalahkan Persebaya. Menurutnya, Bajul Ijo saat ini masih dalam proses seleksi pemain.“Kemenangan ini, tidak bisa dijadikan tolak ukur. Sebab, Persebaya juga masih dalam tahap seleksi pemain,” ungkap Liestiadi. (gk-62)

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.