Persela Lamongan Disarankan Pertahankan Delapan Pemain

Edu menyarankan lima pemain tidak diperpanjang kontrak, dan sepuluh lainnya dipertimbangkan.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI LAMONGAN Mantan pelatih Persela Lamongan Eduard Tjong menyarankan manajemen agar mempertahankan delapan pemain untuk memperkuat Laskar Joko Tingkir di Indonesia Super League (ISL) musim mendatang.

Edu, sapaan Eduard, sebelumnya sudah menyatakan mundur dari Persela, namun masih bertanggung jawab menyusun laporan pertanggungjawaban. Menurut Edu, berkas pertanggungjawaban sudah siap diajukan kepada jajaran manajemen.

“Karena saya head coach, maka saya harus menandatangani laporan itu sebelum diserahkan ke manajemen. Laporan sudah siap, dan tinggal menyesuaikan jadwal dengan manajemen,” ungkap Edu.

Edu kemudian mengungkapkan, dari laporan yang sudah disusun bersama tim pelatih lainnya, ada sekitar delapan pemain yang direkomendasikan kepada manajemen untuk dipertahankan. Sedangkan sepuluh lainnya masuk dalam kriteria dipertimbangkan, sementara lima pemain disarankan untuk dilepas, karena dianggap berkontribusi minim kepada tim.

“Untuk nama siapa yang kami sarankan didepak, jangan dulu. Tapi kalau untuk delapan pemain yang layak dipertahankan, tentu semua sudah tahu siapa-siapa saja. Mereka adalah yang biasa bermain, dalam setiap laga yang dimainkan Persela," paparnya.

Ketika disinggung dari delapan pemain yang direkomendasikan itu sudah termasuk penggawa asing, Edu enggan menjawab. Sebab, nasib Roman Golian, Srdjan Lopicic, dan Addison Alves, masuk dalam kekuasaan manajemen.

“Kontribusi mereka bertiga memang besar. Namun apakah mereka akan direkrut lagi musim depan, itu saya serahkan langsung ke manajemen," tutur Edu.

Ia menjelaskan, dirinya masih mencari waktu yang tepat untuk ke Lamongan dan menyerahkan laporan. Selain itu, ia juga akan bertemu dengan manajemen untuk berpamitan mengundurkan diri dari tim Persela di musim depan.

"Ini masih cari waktu yang tepat, tapi saya pasti datang dalam minggu-minggu ini. Semoga manajemen juga ada waktu,” harapnya.

Sementara itu, manajemen Persela belum menentukan pilihannya terhadap sosok pelatih yang dianggap pas guna didapuk menjadi suksesor Edu. Manajemen mengaku masih butuh waktu untuk menentukan pilihan secara matang.

“Kami masih menunggu laporan pertanggungjawaban Edu terlebih dahulu. Dia bilang mau memberikan laporan ini dalam waktu dekat, kami siap menanti," kata asisten manajer Persela Yuhronur Effendi. (gk-43) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.