Persepam Madura United Mau Gugat Keabsahan Pemain Perseru Serui

Manajemen Laskar Sapeh Kerap menuding Perseru telah menggunakan pemain tidak sah sepanjang ISL 2014.

LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI MADURA Persepam Madura United masih berupaya agar mereka tetap bertahan di Indonesia Super League (ISL) dengan rencana mengajukan gugatan kepada PT Liga Indonesia terkait salah satu punggawa Perseru Serui Sunday Oboh yang dianggap tidak sah.

Asisten manajer Persepam Jon Yulianto mengatakan, pemain kelahiran Nigeria tersebut tidak memiliki international transfer certificate (ITC) dari klub sebelumnya. Namun, Perseru tetap memainkannya dalam beberapa pertandingan ISL musim ini.

“Sunday Oboh itu ada indikasi bahwa dia merupakan pemain yang tidak memilki ITC. Itu dipersyaratkan dalam regulasi ISL 2014, bahwa pemain asing yang bermain di ISL harus mempunyai izin dari klub sebelumnya,” ungkap Jon berdasarkan rilis yang diterima Goal Indonesia.

“Sunday Oboh tidak keluar ITC-nya, karena tidak pernah mengantongi izin dari klub sebelumnya, sehingga di dalam regulasi liga, [dia] termasuk pemain yang tidak sah. Data yang kami peroleh di beberapa kali pertandingan, dia dimainkan. Itu yang kita persoalkan.”

Manajemen telah menyiapkan berbagai bukti valid untuk mendukung temuan tersebut. Jon mengungkapkan, beberapa saksi mengatakan, Sunday Oboh beberapa kali dimainkan tim Kuda Laut Orange.

“Dari beberapa sumber, terutama dalam daftar susunan pemain, dia bermain beberapa kali di ISL. Untuk itu, pasti akan dihadirkan beberapa saksi. Beberapa saksi tersebut mengatakan seperti itu. Insha Allah kita akan perkuat lagi data-datanya,” imbuhnya.

Jon menjelaskan, berdasarkan regulasi ISL 2014, tim yang melakukan pelanggaran tersebut akan dikenai sanksi berupa pembatalan kemenangan dan memberikan kemenangan 3-0 kepada tim lawan.

“Klub yang menang akan dibatalkan, dan dijadikan minus tiga. Jika imbang, juga akan dikurangi kalah tiga gol. Itu sudah jelas. Tapi tentunya akan dilakukan sidang, tentunya kami akan memberikan penjelasan di Komdis PSSI,” tukas Jon.

Selain itu, Jon mengungkapkan, manajemen Persepam belum menerima surat keputusan dari PT Liga Indonesia terkait turunnya Fachrudin dan kawan-kawan ke kasta kedua kompetisi sepakbola tanah air.

“Surat degradasi belum kita dapatkan sampai saat ini,” pungkas Jon. (gk-62) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.