Persepam Madura Utama Ditantang Kalteng Putra

Kemenangan atas Madiun Putra membuat Laskar Sapeh Ngamok menyapu bersih semua laga di Grup D.

Persepam Madura Utama ditantang Kalteng Putra di perempat-final setelah tampil sebagai pemuncak klasemen Grup D Piala Kemerdekaan usai memetik kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Madiun Putra di Stadion Wilis, Kamis (27/8).

Kemenangan itu membuat Persepam tidak kehilangan satu pun angka sepanjang fase grup setelah menyapu bersih lima laga. Sebagai pemuncak klasemen, Persepam berhak berlaga di kandang, Stadion Gelora Bangkalan, pada laga perempat-final, dan bertemu runner-up Grup A Kalteng Putra.

Kendati sudah tidak menentukan, Persepam dan Madiun Putra tetap memperagakan permainan terbuka. Persepam membuka peluang pada menit ke-23 melalui sepakan Sofwan Slamet, namun kiper Deddy Harianto berhasil menggagalkannya.

Peluang emas diciptakan tuan rumah di menit ke-38. Sayangnya sepakan Suheri Daud yang sudah berhadapan langsung dengan Annas Fitranto masih membentur mistar. Bola liar disambar Deny Arwin, namun sang penjaga gawang lebih sigap mengamankan bola.

Babak kedua, Jaya Hartono coba memainkan Qischil Gandrum Minny. Perjudian sang pelatih sukses. Menit-75, eks penyerang Persik ini melayang di udara untuk menyambut umpan silang Rossi Noprihanis. Tandukannya gagal dihalau Deddy Harianto.

Kapten Madiun Putra Agus Riawan meminta maaf kepada para suporter yang tetap setia mendampingi mereka hingga pertandingan terakhir atas kegagalan mereka melangkah ke perempat-final.

“Mewakili teman-teman, saya meminta maaf kepada suporter yang sangat antusias mendukung kami. Sebenarnya banyak peluang dari terutama dari Suheri Daud, namun finishing touch kami masih belum maksimal,” ujarnya kepada Goal Indonesia.

Sementara itu, pelatih Persepam Jaya Hartono, mengaku senang dengan kemenangan ini. Menurutnya, hasil tersebut penting untuk menjaga motivasi tim saat menghadapi Kalteng Putra di perempat-final.

“Saya senang dengan kemenangan ini, karena tentu motivasi pemain sebelum laga perempat-final tetap terjaga. Untuk laga perempat final, kita tidak akan membedakan lawan. Siapapun lawannya akan kami hadapi. Kami juga tidak akan menganggap remeh mereka.” (gk-62)

Topics