Persib Bandung Jadi Klub Paling Laris Di ISC A 2016

Laga Persib kontra Persija dinyatakan sebagai laga paling populer berdasarkan rating televisi.

Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 telah merampungkan seluruh laga untuk paruh pertama pada 29 Agustus kemarin. PT Gelora Trisula Semesta selaku operator pun sudah mempunyai catatan soal tim yang punya prestasi berdasarkan popularitas.

Mengacu pada rating televisi, Persib Bandung yang saat ini masih berkutat di papan tengah menjadi tim paling populer dan laris. Laga kontra Persija Jakarta yang berakhir imbang tanpa gol dinyatakan sebagai duel paling ditonton sepanjang paruh pertama.

"Menyangkut aspek komersial, ada beberapa catatan kaitannya dengan popularitas kompetisi yang diukur dari occupancy stadion, datangnya fans ke stadion, ada beberapa record yang nanti akan disirkulasi ke dalam data," ungkap Joko Driyono, direktur utama GTS.

"Ada beberapa catatan pertandingan yang mendapat rekor tertinggi, misalnya itu ada di posisi Persib dan Persija yang mendapat rekor tertinggi," beber pria asal Ngawi tersebut menambahkan.

Sesuai kesepakatan klub peserta bersama GTS di awal ISC, bahwa uang tambahan kompensasi dari sponsor senilai Rp15 miliar akan dibagikan kepada 18 tim kontestan dan besarnya berdasarkan prestasi klub secara rating televisi.

Maung Bandung yang sejauh ini menjadi tim paling laris berpeluang mendapat 15,6 persen dari jumlah Rp15 miliar. Sedangkan posisi kedua mendapat 12 pesen, ketiga 10 persen dan delapan persen untuk peringkat keempat berdasarkan rating televisi.

"Ini menjadi trigger bagi seluruh klub, sekalipun dari perfoma klub tidak dalam posisi terbaik di klasemen tapi bisa saja tv ratingnya signifikan. Yang paling menonjol tadi misalnya adalah Persela Lamongan yang secara klasemen ada di 18 tapi tv ratingnya ada di posisi tujuh," urai Joko.

"Persib Bandung yang di papan tengah, tapi tv ratingnya ada di ranking satu. Ini akan jadi additional revenue bagi teman-teman klub yang berdasarkan popularitas kinerjanya akan diukur ke dalam tv rating," pungkas mantan sekjend PSSI itu.