Persiba Bantul Dipastikan Terdegradasi, Sajuri Sjahid Pasrah

Topics

Sang juru taktik Persiba Bantul mengaku tak bisa berbuat apa-apa untuk menghindarkan timnya turun kasta.

LIPUTAN SANDY MARIATNA DARI BANTUL Ikuti di twitter
Pelatih Persiba Bantul Sajuri Sjahid menilai timnya memang pantas terdegradasi dari Indonesia Super League (ISL) 2014 menyusul kekalahan 3-1 dari PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (8/8) sore.
Bermain 0-0 di babak pertama, PSM sukses mencetak tiga gol di babak kedua melalui kaki Syamsul Chaeruddin, Michael Baird, dan Muhammad Rahmat sebelum Persiba memperkecil keadaan lewat penalti Emile Mbamba menjelang laga berakhir.
Kekalahan ini membuat Persiba menjadi tim pertama di ISL yang terdegradasi ke Divisi Utama. Mereka tidak bisa beranjak dari dasar klasemen sementara Wilayah Timur dengan enam poin. Koleksi angka ini membuat Persiba tak bisa mengejar raihan 16 poin milik PSM di zona aman mengingat Laskar Sultan Agung tinggal menyisakan tiga laga.
Kepastian degradasi ini melengkapi penderitaan Persiba yang sedang menjalani hukuman bermain tanpa penonton di kandang sendiri ditambah dengan masalah internal seperti kesulitan finansial. Sajuri mengakui, timnya memang sudah tidak bisa ditolong lagi.
“Ya, sudah tidak ada peluang lagi. Memang kondisinya seperti ini. Kita sudah pasrah dengan kondisi ini. Kita seperti anak ayam kehilangan induk. Pelatih seperti apapun tetap tidak bisa menolong,” ujar Sajuri selepas laga.
“Tapi saya tetap salut kepada para pemain yang tetap mau bermain. Babak pertama kami masih bisa menahan mereka, tapi babak kedua kami sudah kehabisan bensin,” sesalnya.

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.