Persija Jakarta Jamu Arema Cronus Di Gajayana Karena Butuh Uang

Ferry Paulus mengakui finansial Persija sedang mengalami defisit.

Presiden klub Persija Jakarta Ferry Paulus mengungkapkan alasan pihaknya memilih menjamu Arema Cronus di Stadion Gajayana, Malang, 18 Oktober mendatang. Seperti diketahui, Stadion Gajayana adalah kandang dari Arema, sementara Persija yang saat ini menjadi tim musafir sebelumnya menggunakan Stadion Manahan, Solo, sebagai kandang mereka.

Ferry mengakui, kebijakan ini tak lain lantaran klubnya membutuhkan tambahan dana untuk mengarungi Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Menyusul, selama berkandang di Stadion Manahan, pendapatan klub dari tiket penonton jauh berkurang. 

Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya tim Macan Kemayoran berkandang di markas lawannya. Mereka pernah melakukannya saat menjamu Madura United (bermain di Stadion Gelora Bangkalan) dan Bali United (bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar).

"Selama ini kami menggunakan Stadion Manahan, Solo, penonton hampir tidak ada atau dari rilis yang diberikan ke GTS semakin hari semakin sedikit. Itu tidak baik buat tim yang membutuhkan pemasukan," jelas Ferry.

"Harapan kami di Malang, paling tidak kami mendapatkan pemasukan dari jumlah penonton seperti pada putaran pertama lalu. Karena di putaran kedua kami terus defisit," tambah mantan anggota Komite Eksekutif PSSI itu.

"Laga kandang rasa tandang juga membuat kami tertantang untuk mengalahkan Arema. Ya, mungkin kami harus bisa mengalahkan Arema di Malang seperti sebelumnya yang pernah kami lakukan," tegasnya.

Alasan kedua, masih menurut Ferry, adalah karena tuntutan dari pihak sponsor. Sebagai klub profesional yang memiliki sponsor, Persija ingin para penyandang dana itu tetap setia menyokong pemasukan klub pada musim depan. 

"Kalau klub tidak memiliki penonton yang banyak, ini akan memberikan dampak pada sponsor di musim depan. Karena sponsor tentu saja ingin konsisten," tuturnya.

"Kami sebenarnya sudah melobi Stadion Patriot sebelum menggunakan Manahan, karena lebih dekat dengan Jakarta. Namun, stadion itu belum bisa dipakai hingga PON selesai. Dan kini kami sudah memberikan surat kepada mereka, dan sehabis dari Gajayana mungkin akan menggunakan stadion itu," ujarnya.

Tapi, Ferry mengakui hingga kini pihaknya belum mendapatkan jawaban dari pengelola stadion yang terletak di Bekasi itu. Hanya saja, dia mengklaim sudah ada sinyal positif lantaran banyak suporter Persija yang ingin mereka bermain di sana.(gk-48)

Topics