Persija Jakarta Tak Salahkan Pemain

Hendri menyatakan, jajaran pelatih tidak menunjuk satu pemain sebagai penyebab kekalahan Macan Kemayoran.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG
Jajaran pelatih Persija Jakarta tidak menyalahkan para pemain yang tampil di bawah performa ketika ditumbangkan Sriwijaya FC 3-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (9/6) malam.

Dalam laga itu, Persija tidak bisa keluar dari tekanan Sriwijaya FC. Ketiga gol yang bersarang di gawang tim tamu, dua diantaranya akibat kesalahan Andritany Adhyaksa dalam mengantisipasi tendangan dari luar kotak penalti.

Namun asisten pelatih Hendri Susilo menyatakan, pihaknya tidak mau menganggap kekalhan itu sebagai kesalahan individual, dan membantah ada faktor non-teknis yang membuat timnya harus tumbang dari SFC.

“Dalam sepakbola tidak bisa menylahkan individu, ini kesalahan sama-sama, kesalahan tim. Saya pikir tidak bisa menyalahkan Adritany. Karena kalau bola sudah sampai ke gawang, artinya ada pemain depan yang melakukan kesalahan,” ungkapnya.

“Tidak ada faktor eksternal, kondisi Persija sangat kondusif dan baik-baik saja. SFC memang mainnya bagus.”

Hendri pun menjelaskan, tidak adanya Fabiano Beltrame di lini belakang cukup mempengaruhi daya pertahanan timnya.

“Tanpa Fabi (Fabiano) di lini belakang, sedikit banyak memang berpengaruh terhadap pertahanan kita,” ucapnya.

Soal starting XI, Ponaryo Astaman yang baru saja bergabung langsung diturunkan, dan menempatkan Egi Melgiansyah di bangku cadangan. Hendri beralasan, Ponaryo adalah pemain berpengalaman, dan paling tidak sudah mengenal permainan SFC yang mana pernah dibelanya selama empat musim. Walau diakuinya, Ponaryo masih harus beradaptasi lagi dengan tim.

“Ponaryo mungkin perlu adaptasi saja nanti,” kata Hendri.

Secara keseluruhan Hendri menilai Macan Kemayoran kalah teknis dari Laskar Wong Kito, yang jauh lebih unggul dalam permainan.

“Selamat buat Sriwijaya FC atas kemenangannya. Saya tidak bisa banyak bicara tentang pertandingan ini. Yang jelas, soal teknis kita kalah dari SFC, kita tidak bisa keluar dari tekanan SFC di awal-awal laga. Walaupun ada peluang, tapi kita tidak memaksimalkannya," kata Hendri. (gk-55)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.