Persijap Jepara Bertahan Di ISL Demi Komitmen

Yudi Suryata memberikan pujian kepada pemain yang tetap memperlihatkan motivasi tinggi.

LAPORAN RIZAL MARAJO DARI PADANG

Pelatih Persijap Jepara Yudi Suryata mengaku keikutsertaan mereka di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 saat ini hanya sebatas menjaga komitmen saja.

Kekalahan 3-0 dari Semen Padang makin membenamkan Persijap di dasar klasemen sementara wilayah barat. Hasil itu juga membuat Persijap menelan delapan kekalahan secara berturut-turut.

Menurut Yudi, mengakui faktor internal timnya jelas sangat mengganggu permainan pasukannya. Karena itu, dia memaklumi kekalahan yang diperoleh tim besutannya, dan tetap menghargai jerih payah pemain yang masih mau bermain.

“Persijap melanjutkan kompetisi hanya melaksanakan komitmen saja. Beberapa bulan gaji pemain saya belum dibayarkan, wajar mereka terganggu di lapangan, karena pemain saya juga memiliki tanggungan keluarga,” beber pelatih berusia 60 tahun itu dalam keterangan resmi usai laga.

Ditambahkan Yudi, timnya datang ke Padang dengan jumlah pemain minim. Bahkan sebelum ini, skuatnya kehilangan sembilan pemain yang tidak sabar menunggu janji pembayaran gaji dari manajemen.

Sementara itu, walau menang, pelatih Semen Padang Jafri Sastra mengaku tim Kabau Sirah terlambat memanfaatkan momentum, karena gol pertama timnya baru tercipta di menit terakhir babak pertama.

Menurutnya, rapatnya pertahanan Persijap, dan kurang tenangnya penyelesaian akhir membuat sejumlah peluang gol gagal dimanfaatkan. Beruntung Esteban Vizcarra akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-45.

“Kita memang terlambat mencetak mencetak gol di babak pertama, tapi di babak kedua kita bisa lebih tenang menyelesaikan peluang, dan menambah dua gol. Jika lebih beruntung, harusnya bisa lebih banyak gol kita ciptakan,” ucap Jafri.

Walau begitu, menurut Jafri, kemenangan ini wajib disyukuri. Sebab, secara produktivitas gol, timnya memperlihatkan kemajuan yang sangat menggembirakan. Sukses mencatat dua kemenangan kandang kandang, dan mencetak enam gol tanpa kebobolan, membuat Semen Padang FC makin membuka peluang ke babak delapan besar.

“Mudah-mudahan hasil positif ini bisa dijadikan modal untuk dua laga tandang sebelum rehat kompetisi," ujar Jafri. (gk-33)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.