Persis Solo Bidik Kemenangan Di Jepara

Di lain pihak, Persijap siap meredam agresivitas para penggawa Persis.

Persis Solo berkekuatan penuh saat tandang ke markas Persijap Jepara dalam turnamen Piala Polda Jateng 2015 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Rabu (27/5) petang. Laskar Sambernyawa percaya diri menatap laga penuh gengsi menghadapi tim yang pernah menghuni kasta tertinggi sepakbola Indonesia tersebut.

"Tiga poin tidak bisa ditawar lagi, walau kami bermain tandang. Kami percaya diri dengan kekuatan tim saat ini. Organisasi permainan semakin baik," kata Aris Budi Sulistyo, pelatih Persis kepada Goal Indonesia.
 
Dalam turnamen tersebut, Persis tergabung di grup A bersama Persijap, PSIR Rembang, dan PSIS Semarang. Aris Budi akan menurunkan skuat terbaiknya menghadapi Laskar Kalinyamat. Duet penyerang Saddam Husain dan Nanang Asripin yang tampil bagus saat uji coba kontra Arema Cronus menjadi pilihan utama. 

Keduanya bakal dibantu kuartet gelandang Andrid Wibawa, Dedi Cahyono Putro, Bayu Andra Cahyadi serta kapten Anggo Julian. Laga ini sarat makna dan emosional bagi Anggo Julian. Anggo pernah merasakan kehangatan bersama Persijap saat masih di Indonesia Super League beberapa musim lalu, ketika masih diarsiteki almarhum Junaidi.
 
Aris Budi menyiapkan dua skema untuk laga ini, yaitu 4-2-3-1 atau 4-4-2. Kekuatan sayap dan lini tengah menjadi pembeda di laga ini.
 
"Kami tidak begitu paham kekuatan Persijap saat ini. Tapi kami optimistis tiga poin bisa dibawa pulang ke Solo dan memuluskan langkah ke semifinal. Ditambah lagi, rumput Stadion Gelora Bumi Kartini yang sangat bagus untuk permainan pola umpan-umpan pendek," jelasnya.
 
Sementara itu, pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo setali tiga uang dengan Aris Budi. Anjar mengakui, kekuatan pasukannya tidak sekuat saat di ISL. "Kami akui kekuatan Persis sangat bagus. Hal ini menjadi perhatian serius untuk meredam agresivitas serangan Persis," tegas Anjar.

Persiapan Laskar Kalinyamat pun dirasa Anjar masih kurang. Namun, pihaknya berjanji akan menampilkan pressing ketat sejak awal laga.
"Persis boleh membawa misi meraih tiga poin. Tapi kami harus berjuang keras menghindari kekalahan. Skema direncanakan 4-4-2 saat lawan Persis," ungkap Anjar.(gk-18)