Persis Solo Khawatirkan Kebugaran Pemain

Topics

Aris Budi menilai pertandingan sore hari akan memberikan pengaruh terhadap pemain yang terbiasa bermain malam.

Pelatih Persis Solo Aris Budi Sulistyo bakal merotasi sejumlah pemain sebagai antisipasi menghadapi perubahan waktu bertanding saat melawan Persinga Ngawi, Kamis (20/8) sore WIB, dalam lanjutan Grup C Piala Kemerdekaan 2015 di Stadion Manahan.

Di dua pertandingan sebelumnya melawan PPSM Magelang dan PSIR Rembang, Persis kerap bermain malam hari. Menurut Aris, kondisi ini tidak menguntungkan bagi tim Laskar Sambernyawa yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya.

“Dua kali kami main malam, [tapi] lawan Persinga dijadwalkan sore. Tentu saja adaptasi dari malam ke sore bisa berimbas pada kebugaran anak-anak. Saya khawatir stamina anak-anak drop di babak kedua,” ungkap Aris kepada Goal Indonesia.

Untuk mengantisipasi kondisi itu, eks juru taktik Persik Kediri tersebut akan merotasi beberapa nama, dan menerapkan strategi berbeda. Skuat yang turun saat lawan PPSM dan PSIR kemungkinan besar akan direhatkan sekaligus untuk penyegaran skema permainan. Aris mengakui Persis berada dalam kondisi terjepit.

“Satu-satunya jalan, ya mengalahkan Persinga. Itu akan membuka asa kami,” tegasnya.

Kondisi kurang menguntungkan tuan rumah akan dimanfaatkan Persinga untuk membidik kemenangan kedua. Kendati demikian, pelatih Persinga M Hasan tak ingin terlena. Baginya, Persis masih sangat berbahaya.

Persinga menyiapkan formasi baku 4-4-1-1. Formasi tersebut terbukti ampuh saat mengandaskan Persibangga Purbalingga dengan skor 4-1, dan menahan imbang 1-1 kontra Persiba Bantul.

“Kami waspadai kebangkitan Persis. Tim ini sangat komplet di semua lini. Optimistis kami bisa melanjutkan tren positif untuk mendapatkan poin. Anak-anak siap tampil dan tidak ada yang cedera,” kata Hasan. (gk-18)