Persis Solo Maksimalkan Peran Sayap

Topics

Aris ingin memaksimalkan serangan dari sayap, mengingat Persis memiliki striker yang andal duel bola atas.

Pelatih Persis Solo Aris Budi Sulityo mengungkapkan, Laskar Sambernyawa akan memaksimalkan serangan melalui sayap saat melakoni turnamen Piala Kemerdekaan 2015. Dua hari waktu tersisa akan dimanfaatkan untuk membenahi alur serangan.

Menurut Aris, Persis memiliki penyerang yang tangguh dalam mengeksekusi bola atas. Namun dari pertandingan uji coba melawan Unsa ASMI, Rabu (12/8), di Stadion Manahan yang dimenangi dengan skor 2-1, Aris menilai suplai bola ke striker masih tersendat.

Dalam laga itu, striker anyar Johan Yoga Utama menyumbang satu gol. Aris menilai permainan Persis masih terbawa pola permainan pendek-rapat. Skema 4-2-3-1 bisa juga bergeser dengan pola 4-4-2, atau 4-3-3 sesuai dengan kebutuhan saat berlaga.

“Johan didatangkan dari PSIS sebagai targetman. Ada waktu dua hari untuk pembenahan strategi, termasuk penyesuaian posisi Johan Yoga,” ungkap Aris.

“Kita memiliki striker yang kuat bola-bola atas. suplai bola melalui long pass, maupun crossing harus lebih sering dilakukan melalui sayap. Dimas Galih bisa ditempatkan sebagai gelandang serang. Sementara Saddam [Husein] bisa memerankan sayap.”

Sementara itu, manajemen Persis tidak terlalu kecewa dengan batalnya Stadion Manahan menjadi tempat pembukaan Piala Kemerdekaan. Event organizer Catalunya Sportindo menantukan Stadion Maulana Yusuf, Serang, sebagai tempat seremoni pada 15 Agustus.

Menanggapi hal itu, direktur sport PT Persis Solo Saestu, Totok Supriyanto, tidak mempermasalahkan keputusan tersebut.

“Anak-anak malah tak terbebani di laga perdana,” kata Totok.

Berdasarkan jadwal, laga perdana Grup C antara Persis dan PPSM Magelang digelar di Stadion Manahan, Sabtu (15/8). Sedangkan PSIR Rembang kontra Persiba Bantul di Stadion Sultan Agung, Bantul. (gk-18)