Persyaratan Belum Lengkap, Tim Sembilan Kemenpora Rekomendasikan ISL 2015 Ditunda

Topics

Masih banyak klub yang belum melengkapi dokumen persyaratan untuk mengikuti kompetisi ISL 2015.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter
Tim Sembilan bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia akhirnya mengambil keputusan untuk merekomendasikan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 ditunda pelaksanaannya. Itu setelah, mereka mendapatkan hasil verifikasi dokumen yang telah diberikan oleh PT Liga Indonesia kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Sebelumnya, PT Liga mengumumkan kick-off ISL 2015 bakal digelar pada 20 Februari 2015.

Koordinator Tim Sembilan, Komjen Pol. (Purn.) Oegroseno, memaparkan rekomendasi itu bakal diterapkan hingga klub-klub memenuhi persyaratan standar pengelolaan organisasi dan standar penyelenggaraan kejuaraan sesuai UU No.3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, dan peraturan pelaksanaan lainnya serta ketentuan federasi internasional, dengan beberapa ketentuan.

Ketentuan yang harus dipenuhi oleh klub-klub ISL adalah harus segera melunasi tunggakan kewajibannya kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial tim dengan menyertakan bukti pelunasan.

Kemudian, seluruh klub peserta ISL 2015 harus menyertakan dokumen kontrak kerja profesional pemain, pelatih, dan ofisial tim kepada BOPI. Operator ISL dan seluruh klub peserta harus menyerahkan NPWP, bukti pembayaran dan pelunasan pajak, serta persyaratan lainnya yang ditetapkan oleh BOPI.

Namun ada ketentuan yang masih bisa ditoleransi pelaksanaannya terkait dengan bank garansi klub. Untuk hal tersebut, bisa ditoleransi pelaksanaannya oleh klub hingga pertengahan musim kompetisi 2015.

"Dalam penyelenggaraan ISL rekomendasi BOPI menjadi salah satu syarat administrasi yang harus dipenuhi dalam proses perizinan keramaian yang dikeluarkan oleh Polri," ucap Oegroseno, dalam jumpa pers di kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (13/2).

Sekjen BOPI, Heru Nugroho, menambahkan pihaknya sudah melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diberikan PT Liga dalam seminggu terakhir. "Hal-hal yang kami lakukan dalam proses verifikasi tentang legal aspek, keuangan, atlet dan pembinaan usia muda, dan hal-hal lain yang bersifat tanggung jawab sosial," ucap Heru Nugroho, sekjen BOPI, dalam jumpa pers di kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (13/2).

Heru membeberkan baru 30-40 persen data yang mereka terima terkait kelengkapan persyaratan yang harus dilaksanakan klub maupun PT Liga. Artinya, masih banyak dokumen yang belum dilengkapi seperti NPWP maupun pembayaran pajak, kontrak stadion, kontrak pemain, pernyataan pelunasan tunggakan gaji, dan beberapa hal lainnya.

"Kami sudah intens berkomunikasi dengan PT Liga. Kami juga masih menunggu dokumen-dokumen yang disusulkan. Saya perkirakan harusnya awal Minggu depan sudah masuk semua," ucap Heru.
addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.