Peter Odemwingie: Kualitas Manchester United Biasa Saja

Jelang menghadapi timnya, bomber Stoke itu menilai skuat Red Devils kini tak memiliki kualitas spesial dibandingkan era sebelumnya.

Peter Odemwingie menyatakan Manchester United telah kehilangan kualitas mereka sebagaimana kini tengah memasuki masa transisi.

Manajer Red Devils, Louis van Gaal berada dalam tekanan hebat sepanjang musim ini menyusul performa kurang mengesankan yang ditampilkan pasukannya.

United sementara ini tertahan di urutan kelima klasemen Liga Primer Inggris, tertinggal sepuluh angka dari Leicester City di puncak dan harus tersingkir dari pentas Liga Champions.

Ungkapan Odemwingie tersebut muncul jelang duel Stoke menghadapi United dalam lanjutan Liga Primer yang akan berlangsung di Old Trafford, Rabu (3/2) dini hari WIB.

"United bukanlah klub yang sebagaimana sebelumnya, mereka tak lagi punya nama-nama besar dan kualitas yang dimiliki sebelumnya," klaim pemain berusia 34 tahun itu.

 

SIMAK JUGA

Manchester United Siapkan £50 Juta Untuk Harry Kane

Daftar Dosa & Kesalahan Louis Van Gaal

Louis van Gaal Ancam Tinggalkan Manchester United

 

"Mereka tampak lebih lemah ketimbang biasanya, tak lagi berani mengambil risiko jadi banyak tim lainya memanfaatkan hal itu dan bermain maksimal saat melawan mereka."

"Itu perubahan besar bagi mereka, yang punya segala sumber daya. Yang mereka butuhkan adalah perekrutan pemain secara tepat dan melalui masa-masa sulit untuk kembali ke tempat di mana sebelumnya berada."

"Ada kualitas tersendiri jauh sebelum ini, mereka juga punya pemimpin-pemimpin hebat. Kini hanya biasa saja. Banyak tim bisa melalui periode sulit. Ketika Anda kehilangan suatu generasi, maka sulit untuk mengulanginya. Kini proses transisi mereka jalani."

"Tapi Anda masih harus memberikan rasa hormat pada mereka, masih ada beberapa pemain yang baik. Tapi tidak sama jika dibandingkan ketika mereka masih punya nama-nama seperti Rio [Ferdinand], Roy Keane, [Cristiano] Ronaldo, [David] Beckham dan [Ruud] van Nistelrooy, jadi kini mereka berbeda."