Piala Bhayangkara Terancam Dipindah Dari Bandung

Panpel kualifikasi PON masih belum mendapatkan izin penggunaan GBLA, dan ingin memakai Si Jalak Harupat.

Stadion Si Jalak Harupat terancam batal menjadi tuan rumah penyisihan Grup A turnamen Piala Bhayangkara, karena berbenturan dengan penyelenggaraan kualifikasi cabang sepakbola PON 2016 pada 22-30 Maret.

Asosiasi provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat berencana menggunakan Si Jalak Harupat, karena mereka hingga kini belum mendapatkan izin penggunaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dari wali kota Bandung Ridwan Kamil.

Seperti diketahui kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) serta KONI Pusat telah menunjuk Asprov PSSI Jabar menjadi tuan rumah kualifikasi PON 2016. Ada lima stadion di wilayah Jabar yang akan dipakai sebagai venue pertandingan. Selain GBLA, empat stadion lainnya adalah Siliawangi (Bandung), Pakansari (Bogor), Wibawa Mukti (Bekasi), dan Mashud Wisnusaputra (Kuningan).

“Saya paham mengapa wali kota belum mengeluarkan izin penggunaan GBLA, karena masih dalam proses penyidikan Bareskrim [Polri],” ujar ketua umum Asprov PSSI Jabar Duddy S Sutandi dikutip laman Pikiran Rakyat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kemenpora dan KONI Pusat tentang GLBA bisa dipakai untuk kualifikasi, atau tidak. Kalau tidak, Piala Bhayangkara tak bisa dilakukan di Si Jalak Harupat.”

“PON adalah puncak pembinaan prestasi cabang olahraga, dan masuk kalender nasional, dan sudah diatur oleh undang-undang. Beberapa peserta sudah tiba di Bandung, kami tidak ingin mengecewakan mereka.”

Topics