Pieter Huistra: Indonesia Mungkin Butuh Sepuluh Tahun Untuk Menuai Hasil

Topics

Dirtek Pengembangan Sepakbola Usia Muda, Pieter Huistra berharap Indonesia bisa berkembang lebih cepat.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter
PSSI yang mulai berbenah untuk mengejar ketertinggalan dalam prestasi menunjuk Pieter Huistra sebagai Direktur Teknik Pengembangan Sepakbola Usia Muda pada November lalu. Pieter pun terus menggali akar masalah yang menghambat perkembangan sepakbola di tanah air.
Pieter yang pernah menjadi pelatih usia muda di Groningen dan De Graafschap mengatakan Indonesia harus bersabar, karena hasil dari pembinaan sepakbola usia muda yang berjenjang mungkin akan mulai nampak hasilnya pada sepuluh tahun yang akan datang.
"Mungkin butuh sepuluh tahun untuk melihat hasilnya. Tapi saya berharap bisa lebih cepat dari itu. Maka itu, penting juga untuk saya agar kita meneruskan proyek Sawangan (National Youth Training Centre) yang mana kita punya sekelompok anak-anak berlatih bersama, bermain, berkembang," ungkap pria asal Belanda itu kepada media, Senin (15/12).
"Dalam jangka pendek saya harap kita bisa memanen hasil dari sana, bukan cuma soal menang tapi juga mengembangkan pemain bagus. Dan pemain bagus akan memenangkan lebih banyak prestasi daripada pemain buruk," tukasnya.
PSSI sendiri mengontrak Pieter dalam durasi kontrak dua tahun. Pada 2016, Pieter menargetkan adanya jenjang kompetisi kelompok usia muda dari mulai U-6 - U-12 yang berskala Pengcab hingga Asprov. Serta adanya Indonesia Super League U-19.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.