Presiden FIGC: Hanya Lima Klub Italia Yang Sehat Finansial

“Sistem ini menuju arah serupa seperti Titanic. Kasus Parma tidak boleh terulang kembali,” tutur sang presiden FIGC yang cemas melihat kondisi finansial klub-klub Italia.

Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio mengekspresikan kekhawatirannya terkait kondisi finansial klub-klub sepakbola Italia dengan membeberkan bahwa saat ini hanya terdapat lima klub yang memiliki buku tabungan sehat.

Tahun Ini, klub Serie A Italia Parma dinyatakan bangkrut setelah utang menumpuk, gagal menggaji para pemain, dan kesulitan mencari pemilik baru. Gialloblu pun harus memulai musim depan di Serie D. Kesulitan yang dialami Parma ini membuat Tavecchio prihatin dan meminta klub-klub lain untuk bijak dalam mengatur keuangan mereka.

“Sistem saat ini menuju arah serupa seperti Titanic. Kita tidak boleh membiarkan kasus Parma terulang kembali. Kami sudah mengecek seluruh kondisi keuangan dan ditemukan terdapat beberapa klub besar yang berada dalam kesulitan,” tutur Tavecchio kepada La Gazzetta dello Sport, Selasa (7/7)

“Kami sudah memperingatkan klub-klub bahwa ada batasan yang harus dipatuhi. Jika sistem ini diterapkan pada musim panas ini, maka hanya ada lima klub yang boleh bermain di Serie A musim depan.”

“Kami tidak bisa menyelesaikan masalah ini secara instan. Namun dengan rencana lima tahun ke depan, saya yakin kami bisa menyembuhkan dan menyelamatkan sepakbola Italia dari kebangkrutan,” imbuh Tavecchio.

 

Topics
, , Serie A