PREVIEW Bundesliga Jerman: Hamburg SV - Bayern Munich

Upaya Hamburg untuk langsung bangkit menyusul pergantian nakhoda terbentur tembok tebal dalam wujud Bayern Munich.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter

Josef "Joe" Zinnbauer langsung dihadapkan pada tugas berat sebagai pelatih baru Hamburg SV. Pria 44 tahun itu dipromosikan dari tim U-23 untuk mengambil alih kemudi skuat utama dari Mirko Slomka, yang didepak setelah hanya memberikan satu angka dalam tiga laga awal Bundesliga, dan pertandingan debutnya adalah menjamu juara bertahan Bayern Munich, Sabtu (20/9) ini.

Setelah hanya selamat dari ancaman turun kasta musim lalu berkat keunggulan agregat gol tandang atas Greuther Furth, Die Rothosen gagal membuka lembaran kampanye baru secara positif. Kalah dua kali dan sekali bermain imbang merupakan start terburuk Hamburg sepanjang sejarah Bundesliga! Situasi Sang Dinosaurus semakin memprihatikan bila menilik fakta mereka belum mampu mencetak gol musim ini.

Ironis, karena klub cukup getol menggaet amunisi anyar untuk menyambut musim ini, termasuk Valon Behrami dari Napoli, Lewis Holtby dari Tottenham Hotspur (pinjam), dan mempermanenkan bek Djohan Djorou serta striker Pierre-Michel Lasogga, namun mereka kini malah terpuruk di dasar klasemen.

Di bawah komando Zinnbauer, pemain-pemain utama Hamburg kini tak bisa berleha-leha. Gagal tampil sesuai ekspektasi sang pelatih, mereka harus siap menyingkir dari starting eleven.

"Filosofi saya di lapangan adalah menjadi dominan. Saya menikmati memegang kendali. Kalau hal-hal tak bekerja di first team saya akan memanggil pemain-pemain dari tim reserve dan tak akan memusingkan perasaan mereka," tegas Zinnbauer.

"Kami memiliki pemain-pemain di reserve yang cukup bagus untuk memainkan sebuah laga di level Bundesliga. Problemnya terletak di pikiran. Ini tentang kualitas tim secara keseluruhan, bukan kualitas individual."

Well, setidaknya ada dua penggawa senior Hamburg yang dipastikan menepi untuk laga ini, yaitu Marcell Jansen dan kapten Rafael van der Vaart, masing-masing karena cedera otot aduktor dan masalah betis.

Daftar absensi Bayern lebih panjang daripada sang tuan rumah, namun berbekal kedalaman skuat mereka sanggup menjaga konsistensi memetik hasil positif. Terakhir, anak-anak asuh Pep Guardiola mengalahkan Manchester City 1-0 di Liga Champions.

Musim lalu, kedua klub ini berjumpa tiga kali, dua di Bundesliga dan satu di DFB-Pokal, dengan The Bavarians membukukan rekor 100 persen dengan akumulasi gol 12-2!

"Bayern adalah favorit kuat, jadi kami bisa menghadapi mereka dengan rasa bangga. Kami tanpa beban, dan kami akan berusaha memetik keuntungan dari sana," tutur Zinnbauer.

addCustomPlayer('1ab1dwyjh10l41hrbbvt8oavmj', '', '', 620, 540, 'perf1ab1dwyjh10l41hrbbvt8oavmj', 'eplayer4', {age:1407083391090});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics