PREVIEW Indonesia Super League 2014: Arema Cronus – Sriwijaya FC

Topics

Penggawa Arema dibekali mental menghadapi Sriwijaya FC, sedangkan tim tamu dalam kondisi pincang.

LIPUTAN ASAD ARIFIN DARI MALANG Pelatih Arema Cronus Suharno mengaku tidak mengkhawatirkan psikologi pemain saat menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (24/8), dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014.

Sebelum laga ini, Arema meraih hasil yang kurang menyenangkan saat menjamu Persita Tangerang setelah hanya mampu meraih hasil imbang 1-1. Suharno mengaku telah memberikan treatment khusus untuk mengembalikan kondisi mental pemainya agar bisa bangkit, dan meraih kemenangan.

“Soal mental, anak-anak tidak perlu diragukan, apalagi kita sudah memastikan lolos delapan besar. Tapi kita tetap harus menjaga nama besar Arema, kita incar juara grup. Tim pelatih, CEO [Iwan Budiyanto], manajer [Rudi Widodo] sudah memberikan bekal mental usai melawan Persita kemarin,” ucap Suharno.

Target kemenangan memang dipancang Suharno pada pertandingan ini. Target tersebut dirasa tidak berlebihan mengingat seluruh skuat Arema dalam kondisi siap tempur. Pelatih kelahiran Klaten ini juga berharap agar anak asuhnya bisa tampil maksimal. Selain demi kemenangan, Suharno juga akan mulai memantau kelayakan pemain untuk diperpanjang kontraknya.

“Saya tidak ingin melihat skor menang berapa, yang penting kita bisa dapat tiga poin lawan Sriwijaya. Tapi semuanya saya kembalikan pada pelaku di lapangan, pelatih akan membantu strategi dan instruksi,” kata Suharno.

“Semua pemain saya harap memperlihatkan permainan terbaik mereka, mereka ingin unjuk gigi agar diperpanjang musim depan, atau dilirik oleh tim lain. Mungkin motivasi ini juga yang harus kita waspadai dari para pemain Sriwijaya.”

Sementara itu, Sriwijaya FC justru datang ke Malang dengan kondisi yang pincang. Pelatih Sriwijaya FC Subangkit dipaksa tidak bisa menurunkan kompoisi terbaiknya setelah pemain pilar, seperti Frank Ongfiang, Firdaus Ramdahan, Anis Nabar, dan Vendry Mofu yang absen akibat cedera.

“Dua kali away [lawan Persijap Jepara dan Gresik United] hasilnya kita jelek. Ini tentu sudah masuk cacatan kami. Lawan Arema kita ada banyak kendala dengan beberapa pemain yang kondisinya kurang bagus. Ada beberapa pemain yang cedera, Ongfiang, Firdaus, Anis Nabar, Mofu,” ucap eks pelatih Persema Malang tersebut.

Selain dihadapkan dengan rentetan masalah tersebut, Subangkit juga menyadari mencuri poin di kandang Arema adalah hal sulit. Menurutnya, hasil minor Arema saat melawan Persita bukan keuntungan bagi Sriwijaya FC, karena justru akan membuat tim Singo Edan makin tangguh dalam mengantisipasi lawan yang bermain bertahan.

“Saya kira ini justru menjadi pengalaman bagi Arema. Mereka pasti akan menyiapkan antisipasi jika Sriwijaya main seperti Persita. Hasil seri kemarin justru akan meningkatkan semangat pemain Arema untuk meraih kemenangan saat lawan Sriwijaya,” papar Subangkit. (gk-57)

Prakiraan susunan pemain:

Arema: Kurnia Meiga; Thierry Ghatuessy, Purwaka Yudi, Victor Iqbonefo, Alfarizi, I Gede Sukadana, Hendro Siswanto, Gustavo Lopez, Samsul Arif, Cristian Gonzales, Alberto Goncalves.

Sriwijaya FC: Fauzi Toldo; M Hamzah, Ahmad Sumardi, Abdoulaye Maiga, Jecky Arisandi, Siswanto, Asri Akbar, Hafit Ibrahim, Syakir Sulaiman, Lancine Kone, Rishadi Fauzi. addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.