PREVIEW Liga Champions: Bayern Munich - Real Madrid

The Bavarians memiliki rekor mengilap saat menjamu El Real, tapi sanggupkah mereka membukukan hasil yang dibutuhkan untuk membalik agregat?

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter

1-0 adalah skor tipis, tapi lain cerita kalau kedudukan itu dilihat dari perspektif sebuah leg fase gugur Liga Champions.Gol tunggal Karim Benzema dibarengi kemampuan menjaga clean sheet di pertemuan pertama merupakan modal berharga bagi Real Madrid untuk mencoba menghentikan juara bertahan Bayern Munich, dan mewujudkan impian La Decima yang belum juga menjadi kenyataan setelah lebih dari sedekade berlalu.Berbekal pemain-pemain berkecepatan tinggi seperti Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale, yang siap beraksi sebagai starter pada leg kedua, Selasa (29/4) malam ini, setelah sebelumnya tidak main penuh di Santiago Bernabeu, Si Putih berpotensi mengekspos kembali Bayern dan membuat tugas sang lawan untuk membalikkan agregat di Allianz Arena makin terjal.Tetapi, akan keliru bila menganggap The Bavarians sudah habis. Ya, mereka memang terlihat tidak bergigi terlepas dari superioritas penguasaan bola di Santiago Bernabeu, tempat Madrid biasanya mendominasi. Perkataan dari Franz Beckenbauer bahwa "possession tak berguna kalau lawan menghasilkan kans lebih baik" benar adanya, namun jangan harap Pep Guardiola bakal meninggalkan filosofi yang sudah mendarah daging dalam dirinya dan telah terbukti membuahkan kesuksesan besar di Barcelona.Pria Catalan 43 tahun itu menyadari apa yang kurang di balik kemampuan kelas wahid pasukannya menjaga bola: “Saya senang dengan cara kami mengontrol leg pertama tapi kami kekurangan penetrasi dan agresi yang diperlukan dalam menyerang."Anjloknya performa Franck Ribery juga menjadi salah satu faktor minimnya gebrakan The Bavarians, tapi setelah menunjukkan sinarnya lagi dalam kemenangan 5-2 atas Werder Bremen di Bundesliga, winger Prancis itu diharapkan kembali memberikan kontribusi penting buat tim saat menjamu Madrid. Untuk terjadinya hal tersebut, Pep menyebut Ribery "mesti bermain dengan rasa marah".Di kubu Merengues, pelatih Carlo Ancelotti telah berjanji skuatnya tak akan sekadar menjaga keunggulan agregat. Madrid siap mencari gol tandang nan krusial di Bavaria, dan, seperti telah disebutkan di atas, mereka mempunyai amunisi mumpuni untuk meraihnya dengan fitnya Ronaldo dan Bale untuk mengapit Benzema di garis depan.Terlepas dari Jese Rodriguez, Alvaro Arbeloa, dan Sami Khedira yang memang sudah lama absen, Ancelotti bisa menurunkan susunan terbaik, tetapi performa gemilang Fabio Coentrao di pertemuan pertama mungkin akan membuatnya kembali dikedepankan ketimbang Marcelo untuk mengisi bek kiri.Setali tiga uang, Guardiola juga leluasa menentukan pilihan terkecuali Thiago Alcantara dan Xherdan Shaqiri yang masih menghuni ruang perawatan masing-masing karena cedera lutut dan paha.Rekor pertemuan di Munich memihak Bayern dengan menyapu delapan kemenangan tanpa pernah kalah dari sembilan kesempatan terdahulu menjamu El Real, namun masih harus ditunggu apakah mereka dapat memusnahkan harapan La Decima sang raksasa ibu kota Spanyol dan melanjutkan mimpi mereka sendiri merengkuh gelar beruntun perdana di era Liga Champions.

Prediksi Hasil: Bayern 2-1 Real Madrid