PREVIEW Liga Champions: Chelsea - Atletico Madrid

Apapun keadaannya, laga di Stamford Bridge besok (1/5), akan kembali mengadu dua taktisi jenius yang "menghalalkan segala cara" untuk menang.

OLEH YUDHA DANUJATMIKA Ikuti di twitter

Sekilas, hasil imbang tanpa gol di Vicente Calderon merupakan sebuah keuntungan bagi Chelsea. Namun kalau melihat hasil itu harus dibayar mahal dengan absennya Petr Cech dan John Terry, tentu Atletico Madrid bisa sedikit tersenyum. Apapun keadaannya, laga di Stamford Bridge besok (1/5), akan kembali mengadu dua taktisi jenius yang "menghalalkan segala cara" untuk menang. Tiket ke final Liga Champions akan dipastikan saat itu.
Chelsea boleh saja tampil tanpa beberapa penggawa intinya, namun akhir pekan lalu, Jose Mourinho menegaskan bahwa hal itu sama sekali tidak menjadi masalah baginya. The Blues sukses membungkam Liverpool 2-0 di Anfield dengan susunan pemain yang biasa menghuni bangku cadangan. Berkat strategi "parkir dua bus" dan serangan balik yang cepat, The Blues sama sekali tak memberi nafas bagi Liverpool.
Kejeniusan Mourinho pun jadi sorotan dan taktik yang sama bisa saja diterapkan kembali di Stamford Bridge, terlebih dengan kemungkinan absennya Eden Hazard dan Samuel Eto'o. Frank Lampard dan John Obi Mikel yang tampil gemilang dalam laga kontra Liverpool juga harus menjalani akumulasi kartu kuning.
Dilihat dari kedalaman skuat di atas kertas, jelas, Chelsea berada dalam masalah. Namun sekali lagi, para fans The Blues tak perlu khawatir karena mereka punya Mourinho yang bisa mengubah skuat apapun menjadi "bus" di depan gawang. Dan "bus" itu bisa melaju sewaktu-waktu untuk mencetak gol lewat serangan balik.
Di lain sisi, si jenius Diego Simeone juga baru saja meraih kemenangan 1-0 di Valencia, mendekatkan Atletico ke tangga juara Spanyol. Dalam laga kontra Chelsea, ia harus memikirkan strategi tanpa kehadiran Gabi yang menjalani akumulasi.
Mungkin banyak orang yang menjagokan Chelsea di kancah Eropa, tapi Atletico bukanlah Liverpool. Memang, dalam menyerang, Atleti tak sekreatif The Reds. Perlu ditegaskan, Atletico punya satu hal yang bisa ia banggakan. Di leg pertama misalnya, Simeone sudah memprediksi taktik yang akan diterapkan Mou, yakni parkir bus dan serangan balik. Sayang, Mou selalu gagal melakukan serangan balik karena Simeone tetap memasang beberapa pemain di belakang. Disiplin, itulah kuncinya.
Adu taktik kembali diprediksi akan sengit, saling meredam serangan masing-masing dan tentunya disiplin dalam menjaga gawang masing-masing. Satu kelengahan bisa berakibat fatal, tapi melihat pemikiran brilian Mourinho dan Simeone, sepertinya laga tanpa gol yang berujung adu penalti bisa tercipta.

Prediksi Hasil: Chelsea 0-0 Atletico