PREVIEW Piala FA: Yeovil Town - Manchester United

United arahan Louis van Gaal mungkin akan menurunkan tim terkuatnya agar tidak mengulang tragedi memalukan di Piala Liga.

OLEH ADHE MAKAYASA
Klub League One Inggris, Yeovil Town, kemungkinan akan menghadapi susunan terkuat Manchester United ketika mereka menjamu klub Liga Primer Inggris tersebut di babak ketiga Piala FA di Huish Park Stadium, Minggu (4/1) malam WIB.

Yeovil arahan Gary Johnson mendapat hasil undian yang tidak mengenakkan karena dipertemukan United namun pertemuan nanti bisa saja menjadi lebih sulit jika manajer Louis van Gaal menggunakan sejumlah bintangnya yang mulai sembuh dari cedera.

Beberapa rekrutan musim panas seperti Angel di Maria, Daley Blind dan Marcos Rojo, yang nilai transfernya mencapai total £100 juta, diprediksi sudah bisa kembali pasca cedera selagi Adnan Januzaj, Rafael da Silva dan James Wilson juga bertekad untuk mengamankan tempatnya di Starting XI.

Salah satu pemain yang tak ketinggalan membidik tempat di tim utama adalah bek kiri Luke Shaw, yang tampaknya akan dimainkan untuk menggantikan peran Ashley Young, yang mengalami cedera hamstring di Stoke City pada Tahun Baru.

“Saya butuh waktu bermain sekarang,” ujar Shaw kepada laman resmi klub. “Saya mendapatkan 60 menit di Stoke dan hal itu jauh dari rencana semula.

“Jika saya bisa bermain lebih lama maka kondisi saya jelas akan membaik, namun saya pikir hal utama bagi saya sekarang adalah untuk mendapatkan beberapa pertandignan.

“Sungguh menyenangkan menyaksikan tim ini tampil baik [saat saya absen]. Kami selalu ingin memenangkan pertandingan dan saya kini sudah kembali fit dan saya ingin menjadi bagian dari tim yang sedang dalam laju bagus ini.”

Van Gaal jelas tidak akan menganggap remeh Yeovil setelah sebelumnya mereka sempat dikalahkan tim medioker MK Dons dengan skor telak 4-0 di putaran kedua Piala Liga.

Sejak itu, peruntungan mereka berubah secara signifikan dan kini tim penghuni Old Trafford itu tidak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan terakhir.

Manajer Yeovil, Johnson, menyadari sulitnya tantangan yang ia hadapi. Terlepas itu, ia berharap adanya keajaiban untuk timnya.

“Jika kamera televisi hanya pergi ke tempat di mana mereka berharap adanya kejutan, well terima kasih banyak,” ujarnya kepada laman resmi FA.

“Tentu saja kami membutuhkan sebuah keajaiban untuk memenangi ini, namun Piala FA tetaplah Piala FA, inilah sisi menariknya.

“Ini adalah 11 lawan 11 dan di hari pertandingan tidak ada yang tahu apa yang bakal terjadi. Semua pikir mereka tahu, namun tidak ada yang tahu secara pasti.

“Man United adalah undian terbesar di putaran ketiga dan yang paling dinantikan banyak orang – dan kini giliran kami.

“Kami pernah melawan Liverpool sepuluh tahun lalu, dan Arsenal sepuluh tahun sebelumnya. Namun Man United adalah undian yang kami semua inginkan jadi ini adalah momen yang menyenangkan.”

Kedua tim sebelumnya pernah bertemu dua kali di kompetisi ini. Adapun di pertemuan terakhir, United sukses mengalahkan Yeovil 8-0 pada September 1949.