PREVIEW Serie A Italia: AS Roma - Juventus

Grande partita langsung tersaji di giornata kedua dengan juara bertahan Juventus mengincar kebangkitan di markas Roma.

Nasib baik masih belum menghampiri dua tim teratas Serie A Italia musim lalu, Juventus dan AS Roma, dalam partai pembuka pada pekan lalu. Roma ditahan imbang 1-1 oleh Hellas Verona, sedangkan Juve malah takluk 1-0 di kandang sendiri dari Udinese.

Siaran Langsung

Minggu, 30 Agustus 2015
23:00 WIB

Di tengah kondisi yang masih belum stabil, dua tim yang musim ini kembali difavoritkan merengkuh Scudetto tersebut harus langsung saling adu jotos pada Minggu (30/8) malam WIB di Olimpico.

Siap tidak siap, pelatih Juventus Massimiliano Allegri memastikan bahwa timnya akan mengupayakan segala cara untuk mengincar poin penuh di markas Roma. “Serie A bukanlah seperti lomba lari 100 meter, melainkan lebih kepada lomba lari maraton. Anda harus sabar untuk menemukan ritme bermain yang tepat,” ungkap Allegri.

“Saya harap ini akan menjadi laga spektakuler, mengingat dalam beberapa tahun terakhir Juve-Roma merupakan duel terpenting di Serie A. Semoga tidak ada insiden kontroversial. Roma telah semakin kuat lewat aktivitas mereka di bursa transfer. Mereka punya segala syarat untuk merengkuh Scudetto seperti halnya Juventus, Inter, Milan, dan Napoli,” imbuhnya.

Allegri diperkirakan tidak akan terlalu buru-buru memainkan penggawa barunya, Juan Cuadrado dan Alex Sandro, yang baru saja tiba di Turin pada tengah pekan ini. Juru taktik Bianconeri itu juga belum bisa menurunkan Claudio Marchisio, Sami Khedira, dan Kwadwo Asamoah yang masih dibekap cedera.

Alvaro Morata kemungkinan besar bakal melakoni comeback di Olimpico.

Beruntung, penyerang andalan Alvaro Morata sudah pulih dari cedera otot yang ia derita saat pramusim dan diperkirakan bisa langsung diturunkan melawan Roma. Kehadiran Morata, yang musim lalu sukses menggelontorkan 15 gol, bakal meningkatkan moral Juventus terutama di lini depan mereka yang terlihat masih belum bisa mengatasi kepergian Carlos Tevez di laga kontra Udinese.

Sementara itu Roma bersiap menyambut Maicon yang sudah fit. Rudi Garcia kemungkinan besar akan memasang Maicon dan bek kiri anyar Lucas Digne sebagai full-back di kedua sisi lapangan sejak menit pertama. Digne, yang didatangkan dari Paris Saint-Germain, bahkan sudah menyatakan ambisinya untuk langsung bersinar di partai debutnya melawan sang juara bertahan.

“Juventus adalah tim yang sangat kuat. Jadi, ini adalah ujian sulit untuk partai pertama saya. Kami adalah tim bagus dan akan keluar menyerang karena itulah yang diinginkan pelatih. Secara personal, saya ingin menunjukkan kemampuan terbaik saya di laga ini,” ungkap Digne.

Mengincar tiga poin kontra Juventus memang bukan perkara mudah bagi Roma. Dalam sepuluh kesempatan terakhir di Serie A, Giallorossi hanya sekali memetik poin penuh melawan Bianconeri yang terjadi pada Februari 2013 ketika Francesco Totti mencetak gol tunggal.

Meski demikian, Roma tetap berpeluang memperbaiki catatan tersebut mengingat Juventus belum berada dalam performa 100 persen. Selain itu, para penyerang baru seperti Edin Dzeko dan Mohamed Salah diyakini memiliki motivasi berlipat untuk menunjukkan kemampuan maksimal dalam debut mereka di depan publik Olimpico.

 
KEMUNGKINAN LINE-UP

 AS ROMA

 

Szczesny
Maicon, Manolas, Castan, Digne
Pjanic, De Rossi, Nainggolan
Gervinho, Dzeko, Salah

JUVENTUS

Buffon
Bonucci, Barzagli, Chiellini
Lichtsteiner, Sturaro, Pogba, Pereyra, Evra
Morata, Mandzukic

TAHUKAH ANDA?

  • Ini akan menjadi pertemuan ke-163 antara Roma dan Juventus di Serie A dengan Bianconeri punya catatan kemenangan yang lebih baik (M77 S48 K37).
  • Dalam sepuluh laga Serie A terakhir kontra Juventus, Roma hanya mencatatkan sekali kemenangan (M1 S3 K6) yang diraih pada Februari 2013.
  • Juventus hanya sekali gagal menjebol gawang Roma dalam 20 partai Serie A terakhir
  • Roma tak pernah sanggup mencetak lebih dari satu gol ketika menjamu Juventus di Olimpico dalam tujuh partai Serie A terakhir.
  • Armada Rudi Garcia gagal mencatatkan clean sheet dalam lima partai Serie A terakhir. Sebelumnya, Roma besutan Garcia tak pernah kebobolan di enam laga Serie A secara beruntun.
  • Roma selalu mencetak gol dalam 12 partai terakhir, rentetan terbaik di antara tim Serie A lainnya.