PREVIEW Uji Coba Internasional: Brasil - Argentina

Topics

Duo rival Amerika Selatan ini akan melanjutkan uji kebangkitan mereka dari Piala Dunia 2014 lalu.

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Gerardo Martino berharap Argentina bisa mereplikasi performa apiknya ketika mengalahkan Jerman 4-2 saat bertemu dengan Brasil di laga persahabatan pada Sabtu akhir pekan ini.

Pertarungan antara dua tim 'Superclasico de las Americas' ini akan dihelat di arena yang amat asing bagi keduanya, yakni di Nest Stadium, Beijing.

Sudah hampir dua tahun sejak dua negara ini bentrok, kala Brasil keluar sebagai juara di Buenos Aires dalam drama adu penalti di ajang tahunan tersebut.

Banyak yang berharap Brasil dan Argentina berjumpa di final Piala Dunia tiga bulan lalu, tapi Jerman rupanya membuyarkan partai puncak impian itu ketika sang tuan rumah dibabat habis 7-1 oleh Jerman di semi-final sebelum tim Panser menyungkurkan Argentina di final.

Kedua negara telah mengganti pelatih mereka pascaperhelatan empat tahunan itu, di mana Martino menggantikan Alejandro Sabella sebagai pelatih Argentina dan Dunga mengambilalih tongkat kepelatihan Luiz Felipe Scolari di kubu Selecao.

Martino memulai rezimnya dengan kemenangan impresif 4-2 atas Jerman dalam sebuah laga persahabatan ulangan final Piala Dunia. Mantan juru taktik Barcelona ini berharap ada level yang sama ditunjukkan anak-anak asuhnya ketika menyambut laga kontra rival abadinya itu.

"Kami akan berusaha bermain seperti ketika menghadapi Jerman," ujar Martino.

"Argentina menghadapi Brasil merupakan derby terpenting antara kedua tim. Ini bukan soal di mana pertandingan akan digelar, ini selalu prinsipil atas nama sejarah antara kami dan juga sekarang bagi semua pemain yang terlibat."

Kapten Argentina Lionel Messi harus absen ketika negaranya berhasil meraup kemenangan atas sang jawara dunia di Dusseldorf bulan lalu karena cedera, namun penyerang Barcelona ini akan tersedia untuk laga yang amat dinanti-nanti di ibu kota Cina itu.

Brasil sendiri merespons kekalahan super telak dari pasukan Joachim Low di Piala Dunia itu dengan mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Kolombia dan Ekuador baru-baru ini.

Kemenangan atas seteru sengit mereka di akhir pekan ini akan menaikkan moral para suporter dan mereka akan berusaha mengamankan kemenangan ketiga berturut-turut di laga bertajuk Superclasico de las Americas ini.

Ajang Superclasico de las Americas digelar dua leg saat pertama kali terbentuk pada 2011 lalu, namun sekarang diputuskan untuk memainkannya satu laga saja.

Gelandang kawakan Kaka akhirnya kembali dipanggil setelah 18 bulan absen dari pentas internasional, sementara rekan setimnya di Sao Paulo Souza juga masuk dalam skuat setelah Ricardo Goulart dan Ramires harus absen karena cedera.

Kiper Gremio Marcelo Grohe disiapkan sebagai back-up setelah Jefferson mengalami cedera pada jarinya ketika membela klubnya Botafogo. Romulo dan Juan Jesus akan digandeng oleh Dunga untuk menggantikan Fernandinho dan Marquinhos yang juga dirundung cedera.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics