PREVIEW Uji Coba Internasional: Indonesia - Kamerun

Minimnya persiapan tak membuat skuat Garuda gentar dalam menjajal ketangguhan deretan bintang Kamerun di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Pengalaman berharga bakal didapat skuat nasional Indonesia yang memiliki kesempatan untuk uji coba dengan salah satu kontestan Piala Dunia tahun lalu, Kamerun, Rabu (25/3) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Menghadapi raksasa Afrika tersebut akan menjadi pertandingan internasional perdana bagi pasukan Garuda selepas terakhir kali tampil mengecewakan dalam gelaran Piala AFF yang berlangsung di Hanoi pada Desember lalu.

Sejumlah muka baru diperkirakan siap diturunkan oleh pelatih Benny Dolo, seperti duo Arema Cronus, Ahmad Alfarizi dan I Gede Sukadana, serta gelandang muda kreatif milik Pelita Bandung Raya, Kim Kurniawan.

Tak ada target khusus yang dibebankan Bendol kepada anak asuhnya, sebagaimana disampaikan pelatih interim timnas tersebut dalam sesi latihan tim, "Yang penting kita bermain dengan kualitas terbaik. Menang atau kalah tidak terlalu saya persoalkan. Intinya kita akan berusaha maksimal di lapangan."

"Anak-anak saya lihat sudah dalam kondisi baik dan siap melawan Kamerun. Faktor bermain di kandang sendiri ikut mempengaruhi mental dan motivasi kami."

Sementara di kubu lawan, meski datang dengan deretan penggawa terbaik mereka, persiapan yang dimiliki Kamerun jelang laga ini juga dikatakan terkesan mepet. Bagiamana tidak, skuat The Indomitable Lions tiba di Indonesia secara terpisah hanya sehari sebelum berlangsungnya pertandingan.

Bahkan empat pemain yakni Eyong Enoh, Henri Bedimo, Vincent Aboubakar dan Benjamin Moukandjo baru mendarat di Surabaya sebagai kloter terakhir, Selasa (24/3) malam menjelang dini hari, menurut keterangan Vincent De Paul Atangana selaku media officer tim.

Namun dengan keberadaan sejumlah nama yang berkiprah bersama klub papan atas Eropa seperti Joel Matip dan Eric Maxim Choupo-Moting dari Schalke 04, gelandang Sevilla, Stephane Mbia cukup untuk menjadi gambaran kualitas permainan skuat arahan Volker Finke.

Kamerun sendiri bertandang ke Indonesia dengan modal kurang memuaskan usai gagal bersinar dalam turnamen Piala Afrika yang berlangsung awal tahun ini, di mana langkah mereka terhenti di fase penyisihan grup, gagal bersaing dengan Pantai Gading dan Guinea.