PROFIL Bek Terbaik Indonesia Super League 2014: Vladimir Vujovic

Vujovic terpilih sebagai bek terbaik ISL 2014 pilihan Goal Indonesia!

LIPUTAN ANGGI RIWANTO DARI BANDUNG
Memasuki Indonesia Super League (ISL) musim 2014, Persib Bandung mencoret dua nama bek asing mereka, Abanda Herman dan Naser Al Sebai serta ditinggal tanpa pesan oleh Maman Abdurrahman yang tak terlihat lagi mentas di kompetisi kasta tertinggi tanah air musim ini.
Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, langsung bergegas untuk mencari sosok pengganti yang tepat guna menambal lini tengah tim yang ditinggal oleh dua "menara" asing mereka. Setelah lama menunggu, akhirnya pada 5 Desember 2013 muncul satu sosok bule tinggi kurus, pemain asal Montenegro bernama Vladimir Vujovic, yang mengikuti latihan di Stadion Siliwangi dengan para penggawa Maung Bandung yang lain.
Setelah menjalani berbagai tes dan laga uji coba, akhirnya Djanur, sapaan akrab Djadjang, memberikan rekomendasi kepada manajemen tim untuk merekrut pemain yang mempunyai tinggi badan 190 cm itu. Dia yang akan menjadi tembok kokoh Maung Bandung bersama Achmad Jufriyanto. Vujovic menjadi pemain asing ketiga di Persib setelah sebelumnya merekrut duo Mali, Djibril Coulibaly dan Makan Konate.
Pemain bernomor punggung tiga itu bermain sebanyak 27 kali dalam 28 pertandingan yang dijalani oleh Pangeran Biru pada 2014. Vujovic harus absen ketika menjamu Gresik United di Stadion Si Jalak Harupat karena terkena akumulasi kartu kuning. Sepanjang berkostum biru-biru, pemain yang akrab dipanggil Vlado itu mengemas enam gol, itu berarti dirinya menjadi bek tersubur pada ISL musim ini.
Selain kerap mencetak gol-gol penting, Vlado juga mampu menjawab tugasnya sebagai algojo penalti kala diberi tugas oleh sang pelatih. Dua dari enam gol yang dicetaknya berasal dari titik putih dan hanya gagal satu kali saat menghadapi Persita Tangerang di putaran kedua. Gol terakhir musim ini yang diciptakannya bisa dibilang sangat spesial karena sontekannya berhasil mengagalkan kemenangan Arema Cronus pada babak semi-final lalu.
Duet di lini belakang Persib bersama Jufriyanto, Vlado mampu menjelma menjadi sosok panglima yang memberikan komando kepada lini pertahanan untuk memberikan rasa nyaman I Made Wirawan menjaga gawangnya.
Perjuangannya bersama penggawa Maung Bandung musim ini berbuah manis. Tim yang mendapatkan dukungan dari jutaan Bobotoh -sebutan pendukung Persib- keluar menjadi kampiun ISL 2014. Selaras dengan pesan dari Julius Cesar yang terkenal yaitu "Veni, Vidi, Vici - saya datang, saya melihat, saya menang," Vlado datang untuk pertama kalinya ke Indonesia, bermain bersama Persib, kemudian berhasil mengangkat trofi juara di akhir kompetisi setelah menaklukan Persipura Jayapura lewat drama adu penalti.
Melihat performa impresifnya sepanjang musim ini, kokoh dalam bertahan serta jago mencetak gol tak salah jika koresponden daerah, redaksi, dan pembaca Goal Indonesia menobatkan Vujovic menjadi bek terbaik ISL 2014.
čestitanje Vlado! (gk-52)

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.