PROFIL: Juan Iturbe Adalah Juan Iturbe

Topics

Ia bukan next Maradona atau next Riquelme. Ia adalah Juan Iturbe, itu saja.

Oleh Taufik Bagus

Juan Iturbe. Media Argentina sempat menyebutnya sebagai 'Lionel Messi yang baru'. Tak sedikit pula yang menilai Iturbe sebagai the next Maradona atau the next Riquelme.

Apakah memang seperti itu? Faktanya tidak demikian. Iturbe memiliki garis perjalanan karir yang bisa jadi membawanya ke level yang lebih baik dibanding ketiga legenda Argentina tersebut.

Iturbe sendiri memulai karirnya bersama klub Paraguay Cerro Porteno di usia 16 tahun pada 2008. Porto, yang tahu potensi dan bakat pemain Amerika Selatan itu langsung merekrutnya pada 2010. Klub Portugal itu diharapkan bisa menjadi batu loncatan bagi Iturbe ke level yang lebih tinggi.

Hanya saja, karirnya terbilang mandeg di Portugal. Harapan untuk bisa menggebrak Eropa dengan permainannya pun memudar. Tampil hanya tujuh kali bersama Porto di Dragao Stadium tentu saja tak cukup untuk bisa membuka mata publik Benua Biru. Ia pun kemudian merapat ke Argentina sebagai pemain pinjaman di River Plate pada 2013. Di sinilah jejak karirnya terasah.

Verona yang kemudian membawanya kembali ke Eropa. Debutnya dijalani melawan Juventus sebagai pemain cadangan, sebelum tampil penuh kala menghadapi Livorno pada 29 September. Di sinilah Iturbe mulai mengguncang dunia dengan tendangan bebasnya untuk membuka pundi-pundi golnya.

Gol demi gol pun bersarang dari kakinya. Gawang Bologna, Fiorentina, Lazio dan Udinese pun bergantian dijebolnya. Koleksi golnya pada saat itu adalah lima gol dari 15 laga. Verona pun diangkatnya menjadi salah satu kuda hitam Serie A di musim lalu.

Karena penampilan apiknya itu, Iturbe mulai banyak dikaitkan dengan klub besar Serie A seperti FC Internazionale dan AS Roma. Berlebihan? Sepertinya tidak, karena potensinya mulai terasah. Liverpool juga disebut-sebut siap memberikan kesempatan kepadanya untuk bermain di Anfield.

Tapi Iturbe bersikap bijak. Bertahan di Verona hingga kompetisi berakhir menjadi keputusan final dan terbukti sukses. Bukan hanya membawa timnya merangsek ke papan tengah, Iturbe juga sukses mengambil hati fans Hellas Verona.

GAYA MAIN

Tapi sebenarnya apa yang menarik dari Iturbe? Paolo Bandini dari Guardian memiliki pendapat personal yang bisa mewakili gambaran pemain 20 tahun itu.

"Tidak semuanya datang secara alami dari Iturbe. Playmaker Verona asal Argentina memiliki jalan menunjukkan bahwa semuanya bisa ditegaskan secara langsung di lapangan, mengelabuhi pemain lawan dengan sentuhan kecil pada bola," tulis Bandini.

Karena alasan itu pula tak sedikit yang menyebutnya memiliki gaya bermain seperti Lionel Messi. Selain memiliki keseimbangan yang bagus, ia juga memiliki kecepatan berlari dengan bola dan selalu berusaha membuka kesempatan untuk menendang.

Seperti halnya Messi, Iturbe juga memiliki kemampuan khusus menggunakan kaki kirinya. Bahkan itulah yang menjadi senjata utamanya mengancam gawang lawan. Anda harus melihat apa yang dilakukannya dengan bola kala menghadapi Fiorentina.

Pemain yang sempat membela tim nasional Paraguay di level usia 17-20 tersebut juga kerap menyusur lapangan dan merusak pertahanan lawan dengan menusuk dari sisi kiri. Namun, minimnya jam terbang dan pengalaman bertanding membuat pergerakannya itu bisa dengan mudah ditebak, juga kemudian dihentikan. Iturbe tahu dirinya harus lebih banyak mengasah kreativitasnya dalam menyerang dan menekan pertahanan lawan.

Iturbe juga bukan pemain yang bagus dalam duel udara. Maklum, tingginya hanya 1,69 meter. Hal lain yang juga bisa menjadi kelemahannya adalah Iturbe kadang bermain terlalu percaya diri, egois dan oportunis.

"Iturbe pastinya memiliki kualitas yang luar biasa, tapi ia harus belajar bermain dengan tim lebih banyak," kritik Mandorlini.

Bisa jadi dengan pengalaman dan jam terbang bertanding yang cukup, hal semacam ini bisa menjadi lebih baik. Apalagi masih banyak ruang dan kesempatan buat Iturbe mengembangkan potensinya.

Karena itulah, menyamakan atau membandingkan Iturbe dengan Messi, Maradona dan Riquelme menjadi hal yang absurb. Iturbe harus dikenal sebagai seorang Iturbe, itu saja.
.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics